Kualitas Data Ekonomi BPS

Selain Sensus Penduduk dan Sensus Ekonomi, maka publikasi data BPS dilakukan dengan metode survei. Hasil survei (berdasarkan sampel) tentu berbeda dengan hasil sensus (berdasarkan populasi), namun jika metodologi survei dilakukan dengan benar maka karakteristik sampel dapat mendekati karakteristik populasi. Survei yang dilakukan oleh BPS tentu juga mempunyai keterbatasan yang terkait dengan tenaga, biaya, dan waktu. Hal tersebut menjadikan keterbatasan dalam jumlah sampel (sampel size).

Kualitas data tersebut juga ditentukan oleh informasi/data yang diberikan responden. Dengan demikian responden harus memberikan informasi yang benar agar publikasi BPS baik dari hasil sensus dan survei yang menghasilan data yang berkualitas. Di masa mendatang, BPS Daerah diharapkan meningkatkan kerjasama dengan Pemda (c.q Bappeda) untuk melakukan publikasi bersama. Dukungan Pemda untuk BPS wajib dilakukan karena Pemda memperoleh manfaat yang besar dari publikasi BPS untuk perencanaan dan pengambilan kebijakan pembangunan sosial dan ekonomi.

Dr. Y. Sri Susilo, SE, M.Si. Dosen Fakultas Bisnis dan Ekonomika UAJY (Atma Jogja) dan Sekretaris ISEI Cabang Yogyakarta

BERITA REKOMENDASI