Pandemi Covid-19 Hambat Pertumbuhan KPR di Indonesia

JAKARTA, KRJOGJA.com Pada tahun 2020 pertumbuhan kredit kepemilikan rumah ( KPR) di Indonesia hanya 2,8 persen. Hal ini jauh lebih rendah bila dibandingkan tahun tahun sebelumnya, seperti tahun 2017 pertumbuhan KPR mencapai 10,5 persen tahun 2018 sebesar 12,7 persen, tahun 2019 sebesar 7,3 persen.

Adapun faktor-faktor yang mendorong yang menyebabkan pengurangan pertumbuhan KPR ini antara lain karena covid -19, yang mengakibatkan beberapa sektor mengalami dampak pandemi tersebut seperti sektor pariwisata, serta adanya pembatasan mobilitas masyarakat yang mengakibatnya belanja masyarakat sangat turun termasuk untuk membeli rumah.

“Pada tahun 2020 pertumbuhan kredit kepemilikan rumah ( KPR) di Indonesia hanya 2,8 persen. Adapun faktor-faktor yang mendorong yang menyebabkan pengurangan pertumbuhan KPR ini antara lain karena covid -19, yang mengakibatkan beberapa sektor mengalami dampak pandemi tersebut seperti sektor pariwisata, serta adanya pembatasan mobilitas masyarakat yang mengakibatnya belanja masyarakat sangat turun termasuk untuk membeli rumah sehingga pertumbuhan KPR turun drastis,” kata Mortgage & Secured Loan Business Head CIMB Niaga Heintje Mogi dalam Diskusi Bersama CIMB Niaga yang dilaksanakan secara virtual di Jakarta, Kamis (18/3).

BERITA REKOMENDASI