Didominasi Generasi Muda Investor Pasar Modal Indonesia Lampaui 9 Juta

user
Ary B Prass 28 Juni 2022, 14:27 WIB
untitled

JAKARTA, KRJOGJA.com - Jumlah investor pasar modal Indonesia telah melampaui 9 juta investor hingga saat ini meningkat lebih dari 1,57 juta single investor identification (SID) atau 21 persen dari tahun sebelumnya.

Dari total jumlah investor pasar modal Indonesia tersebut, sebanyak 81,74 persen di antaranya didominasi oleh investor muda.

Hal ini disampaikan Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Inarno Djajadi dalam Galeri Investasi (GI) BEI Gathering 2022 secara virtual, Senin (27/6/2022).

Kegiatan ini diselenggarakan di tengah terciptanya beberapa capaian baru pasar modal Indonesia sekaligus sebagai wujud apresiasi atas komitmen edukasi pasar modal oleh perguruan tinggi, sekolah lanjutan, institusi, dan perusahaan efek anggota bursa yang menjadi mitra kerja sama pendirian GI BEI.

"Kami menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak, sehingga dapat terciptanya tonggak pencapaian baru jumlah investor tembus di angka lebih 9 juta investor. Jumlah investor saham pun mengalami peningkatan menjadi 3,988,341 SID per 24 Juni 2022 atau bertambah lebih dari 536 ribu SID atau 15,6 persen dari tahun sebelumnya," tuturnya.

Inarno mengatakan beberapa tonggak pencapaian di pasar modal Indonesia tersebut diraih berkat dukungan, kolaborasi, dan sinergi yang baik antara OJK, Self-Regulatory Organization (SRO) serta seluruh stakeholders pasar modal Indonesia.

Sampai dengan tengah 2022, telah terlaksana 3.893 kegiatan edukasi pasar modal di seluruh Indonesia yang diikuti oleh 312.906 peserta. Sebagian besar kegiatan ini diadakan dengan dukungan dari GI BEI di seluruh Indonesia yang saat ini sudah berjumlah 702.

"Oleh karena itu, mewakili BEI dan SRO, saya berterima kasih kepada seluruh GI BEI di Indonesia yang telah bekerjasama dengan giat untuk pertumbuhan pasar modal di Indonesia. Acara hari ini juga menjadi salah satu sarana agar kita bisa membangun sinergi yang baik dan network dengan sesama GI BEI di seluruh Indonesia, serta berbagi pengalaman sekaligus berita terkini, sehingga ada kesamaan informasi yang kita terima bersama," terangnya.

Kepala Departemen Pengawasan Pasar Modal 2B Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Ona Retnesti Swaminingrum menyampaikan apresiasinya kepada GI BEI di seluruh Indonesia yang memiliki peran strategis sebagai sentra informasi dan edukasi pasar modal bagi masyarakat.

GI BEI juga merupakan mitra utama OJK untuk perlindungan investor dan imunitas masyarakat Indonesia dari investasi bodong, yang kehadirannya secara fisik, terutama di daerah, akan meningkatkan ‘trust’, sekaligus sebagai eksekutor dalam memajukan perekonomian secara merata.

"GI BEI yang merupakan kerja sama antara BEI, Perguruan Tinggi/Sekolah Lanjutan/Institusi, dan Perusahaan Sekuritas, memiliki peran penting dalam pengembangan pasar modal di Indonesia. GI BEI berfungsi sebagai jembatan antara pasar modal dan civitas akademis maupun masyarakat di sekitar," imbuhnya. (Ira)

Credits

Bagikan