Inflasi 2022 Bisa Lewati 4 Persen

user
danar 28 Juni 2022, 02:10 WIB
untitled

JAKARTA, KRJOGJA.com - Bank Indonesia (BI) melihat dengan realisasi saat ini maka kemungkinan besar angka inflasi sepanjang tahun 2022 bakal di atas 4 persen. Artinya kenaikan inflasi akan melebihi target yang ditetapkan pemerintah yakni sekitar 2 persen sampai 4 persen.

"Tahun 2022 ini inflasi kita diperkirakan melewati batas atas kami yakni 4 persen," kata Deputi Gubernur Bank Indonesia Destry Damayanti dalam rapat Badan Anggaran DPR RI di Kompleks DPR, Jakarta, Senin (27/6/2022).

Destry menjelaskan, Bank Indonesia mewaspadai dampak kenaikan bahan pangan terhadap ekspektasi inflasi. BI mengaku akan menggunakan semua kebijakan yang dimiliki untuk menahan laju inflasi. Utamanya pada inflasi inti yang saat ini sudah di level 3,6 persen.

"Kami akan all out kebijakan yang kita punya dan penyesuaian suku bunga kalau ada tanda-tanda kenaikan inflasi inti," kata dia.

Meski begitu Destry meyakini kenaikan inflasi bersifat sementara. Sehingga pada tahun 2023, tingkat inflasi akan kembali dalam kisaran pemerintah sekitar 3 persen plus minus 1 persen.

"Tapi tahun 2023 kami perkirakan akan kembali di range 3 persen plus minus 1 persen," kata dia.

Tak hanya ancaman inflasi, Indonesia juga dihadapkan pada ancaman kenaikan nilai tukar rupiah terhadap dolar. Kondisi ini terjadi karena situasi tekanan yang tinggi.

Hanya saja, Destry optimis di 2023 akan kembali mereda seiring dengan kondisi ekonomi nasional yang berdaya tahan. Di sisi lain CAR tahun ini akan lebih kecil dari tahun 202 karena cadangan devisa yang cukup ample dan perekonomian domestik yang semakin kuat.

"Kami akan perkuat kebijakan stabilitas nilai tukar rupiah untuk mendukung pengendalian inflasi dan makroekonomi," kata dia.(*)

Credits

Bagikan