Pasar SAKTI, Ketika Pasar Tradisional Hadir ke Layar Digital

user
Ary B Prass 22 Juli 2021, 18:31 WIB
untitled

YOGYA, KRJOGJA.com - Link Net bersama Infra Solusi Indonesia yang bergabung dalam  First Academy meresmikan penyelenggaraan Pasar SAKTI (Shop and Share Awesome Knowledge – Things and Inspiration) dengan tagline “Mendapat KeSAKTIan di Tengah Ketidakpastian”, di hadapan wartawan secara virtual, Kamis (22/7/2021). Festival dan job fair berkonsep virtual animasi 3D ini akan dibuka setiap harinya pada 26 Juli hingga 1 Agustus 2021 mulai pukul 09.00 hingga 17.00 WIB.

Pasar SAKTI merupakan rangkaian virtual event yang berfokus pada pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) serta pemanfaatan teknologi dan digitalisasi bagi sektor usaha kecil menengah dan startup. Program tersebut bertujuan mendorong pengembangan bisnis sekaligus mendukung upaya pemerintah memulihkan perekonomian Indonesia, termasuk UMKM.

Marlo Budiman, President Director and CEO PT Link Net Tbk mengatakan pihaknya berkomitmen terus mendukung UMKM agar bisa bertahan dan berkembang. Saat ini menurut dia, ada pergeseran pola konsumsi barang dan jasa dari offline ke online akibat pandemi yang jadi peluang dan momentum tepat digitalisasi UMKM. Pola sinergi dan kolaborasi sangat penting dilakukan untuk mendukung pengembangan sektor potensial ini.

“Pembatasan aktivitas dan mobilitas di masa pandemi juga memberikan peluang bagi sektor UMKM ataupun startup untuk memasarkan jasa dan produknya secara daring. Hal serupa juga tercantum dalam hasil riset Katadata Insight Center (KIC) 2020 yang menyebut sebanyak 80.6 persen pelaku UMKM mengaku merasa terbantu dengan penggunaan internet. Para pelaku UMKM yang memilih cara lain untuk bertahan, sekitar 29 persen dari mereka bahkan berekspansi dengan menambah jenis saluran penjualan dan pemasaran,” ungkapnya.

Seluruh pelaku usaha kecil menengah dan bisnis komersial berkesempatan memanfaatkan virtual event Pasar SAKTI sebagai platform untuk mengenalkan layanan dan produknya secara luas melalui Pasar UKM dan Komersial. Selain itu, seluruh partisipan, khususnya mereka para job hunters dan perusahaan juga dapat saling terhubung pada Pasar Tenaga Kerja, serta mendapatkan beragam pengetahuan dan wawasan di Pasar Ilmu (webinar) yang akan diisi mulai dari mega seminar, talkshow & small seminar hingga workshop & classes bersama pemateri-pemateri ahli di bidangnya.

Yosafat Hutagalung, Director PT Infra Solusi Indonesia sekaligus Chief Human Capital Officer PT Link Net Tbk menambahkan, bekal skill dan kompetensi, diharapkan bisa membantu para pelaku bisnis usaha kecil dan menengah, startup bahkan profesional untuk bisa menghadapi berbagai perubahan dan tantangan. Sebagai inkubator pengetahuan, First Academy memiliki misi untuk mengembangkan dan membantu ekosistem pengembangan SDM di Indonesia.

“Pasar SAKTI akan turut mendorong transformasi digital di sektor UMKM, karena teknologi dan digitalisasi menjadi satu hal yang ke depannya harus dapat dioptimalkan. Topik-topik yang akan dibawakan di Pasar Ilmu yaitu; Finding Self, Starting Up & Building Tribes; Design & Mastering The Roadmap; Funding Collaboration with Technology; Delivering & Communication the Product; Growing the Business by Elevating the People; dan Innovation and Sustainability. Jadi cukup beragam dan mudah-mudahan bisa bermanfaat,” terang dia.

Nicky Clara, COO ThisAble Enterprise dan Director of Strategic Partnership Tenoon turut menyampaikan dukungannya pada Pasar SAKTI berpotensi menjadi salah satu support system untuk bisa saling bahu-membahu, menguatkan satu sama lain di tengah keterbatasan. “Survive, percaya diri, berani mencoba dan tidak takut gagal meski dengan segala keterbatasan, inilah yang memang terus kami suarakan di ThisAble Enterprise dan Tenoon. Bahwa optimistime yang diikuti dengan semangat, ketekunan dan kegigihan akan memberikan hasil yang tidak akan mengkhianati proses,” ungkapnya. (Fxh)

Kredit

Bagikan