OJK DIY Dorong Pencapaian Pertumbuhan Ekonomi Daerah

user
danar 07 Juni 2021, 07:10 WIB
untitled

SLEMAN, KRJOGJA.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) DIY mendorong pencapaian pertumbuhan perekonomian daerah melalui program Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD), optimalisasi platform marketplace digital UMKMMU serta permodalan UMKM terutama guna membangkitkan sektor utama pendorong roda perekonomian DIY yaitu industri pariwisata dan sektor pendukungnya. Upaya tersebut dilakukan OJK Dalam rangka mendukung pencapaian pertumbuhan ekonomi nasional 7 persen pada kuartal II 2021 mendatang sebagaimana telah ditetapkan Pemerintah.

Kepala OJK DIY Jimmy Parjimin mengatakan bersinergi dan berkolaborasi dengan pemangku kepentingan dalam hal ini Pemda DIY maupun Pemkab/Pemkot maupun stakeholder terkait guna mendorong pertumbuhan ekonomi DIY meskipun masih berada dalam kondisi pandemi Covid-19. DIY merupakan provinsi ke empat dari 10 provinsi dengan pertumbuhan positif dimana PDRB mencapai 6,14 persen pada triwulan I 2021 6,14 persen.

"Berbagai program unggulan OJK untuk mendukung perekonomian DIY terus bertumbuh seperti program yang digulirkan TPAKD DIY adalah Business Matching melalui optimalisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) pada destinasi prioritas pariwisata di DIY serta optimalisasi KUR di sektor lainnya baik industri pengolahan, perdagangan serta pertanian. TPAKD DIY sekaligus telah menginisiasi pembuatan website KUR dalam rangka digitalisasi KUR yang direncanakan akan diluncurkan pada Oktober 2021," terangnya di Royal Ambarrukmo Yogyakarta, Sabtu (5/6/2021) malam.

Jimmy menyatakan pihaknya pun mengoptimalkan penggunaan platform UMKMMU dengan menggandeng UMKM di wilayah DIY. Setidaknya terdapat 21 UMKM dengan 48 produk fashion, kuliner dan kerajinan yang telah dipasarkan di platform UMKMMU sampai dengan Mei 2021. Tercatat sebanyak 37 transaksi sejak Oktober 2020 hingga Mei 2021 dengan transaksi terbanyak pengiriman ke DKI Jakarta atau 26 transaksi.

"Platform marketplace digital UMKMMU untuk membantu UMKM memasarkan produk unggulan secara online dan merupakan wujud kontribusi OJK membantu menggerakkan UMKM di Indonesia, khususnya di masa pandemi Covid-19," tandasnya.

OJK telah mengembangkan UMKMMU dalam bentuk website dan mobile apps yang menyediakan berbagai fitur unggulan guna membantu UMKM binaan dalam memperluas akses pasar secara digital. Sehingga dapat menjadi usaha yang berdaya saing tinggi dan tumbuh menopang perekonomian Indonesia. Produk yang dipasarkan adalah produk unggulan daerah yang terjamin kualitas dan ketersediaan barangnya. "Semua barang jualan di dalam adalah asli buatan UMKM lokal DIY. Tidak hanya menyediakan akses penjualan, UMKMMU juga memberikan pendampingan dan pembinaan kepada seluruh UMKM yang bergabung," imbuhnya.

Selanjutnya, Jimmy menyampaikan pengenalan PT Santara Digital Inspiratama Perusahaan Equity Crowdfunding yang berkantor pusat di DIY sebagai alternatif permodalan UMKM bersama dinas/ stakeholder terkait. Terdapat 24 UMKM di DIY dengan total nilai pendanaan Rp 41 miliar atau 63,95 persen pendanaan disalurkan di sektor Penyediaan Akomodasi Makan Minum, salah satu lapangan usaha pendukung industri pariwisata khususnya kuliner sampai dengan Mei 2021. (Ira)

Credits

Bagikan