Kinerja Ekonomi Tumbuh Positif, Pemda DIY Tetap Fokus Genjot Belanja Pemerintah

user
tomi 06 Mei 2021, 22:38 WIB
untitled

YOGYA, KRJOGJA.com - Pemda DIY tetap berupaya melakukan akselerasi atau percepatan belanja pemerintah sebagai stimulus pertumbuhan ekonomi DIY baik pada 2021. Stimulus pertumbuhan ekonomi DIY lainnya adalah meningkatkan pemberdayaan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) maupun sektor-sektor lainnya seperti pertanian, pariwisata dan sebagainya.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) DIY Beny Suharsono menyampaikan kinerja perekonomian DIY triwulan I 2021 terhadap triwulan I-2020 mengalami pertumbuhan sebesar 6,14 persen (yoy) berlawanan arah dibanding periode yang sama di 2020 yang mengalami kontraksi 0,31 persen. Dengan andil terbesar adalah lapangan usaha/kategori Informasi dan Telekomunikasi sebesar 3,87 persen.

"Kita makin waspada dan terus berupaya menjaga agar ekonomi tetap tumbuh tidak hanya pada triwulan I 2020, namun kinerja ekonomi DIY pada triwulan-triwulan berikutnya. Kami tetap fokuskan dari bawah mulai dari pemberdayaan UMKM karena pertumbuhan ekonomi itu dimulai dari masyarakat yang mempunyai daya tahan yang tangguh," papar Beny di Komplek Kepatihan, Kamis (6/5).

Beny mengatakan pihaknya pun tetap menggandeng dan kerjasama lintas sektor maupun stakeholder lainnya dalam rangka meningkatkan pemberdayaan UMKM di DIY. Kinerja pertumbuhan ekonomi di DIY selama triwulan I 2021 tersebut naik dengan andil terbesar dari kategori Informasi dan Telekomunikasi, namun terdapat andil sektor lainnya salah satunya lapangan usaha Pertanian di pedesaan DIY yang tumbuh sangat pesat.

"Kita sempat over supply komoditas cabai sehingga hasil produksinya sangat melimpah saat ini, kita sedang berusaha mempertahankan harganya supaya tidak turun drastis. Belum lagi sektor pertanian yang lain juga tengah panen raya seperti beras dan sebagainya," imbuhnya.

Plt Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset (BPKA) DIY ini menyatakan pihaknya sekaligus fokus meningkatkan belanja pemerintah pada triwulan-triwulan sebelumnya agar dibelanjakan secara penuh. Pembangunan-pembangunan infrastruktur juga terus diwujudkan termasuk dana-dana yang bergulir di desa/kalurahan.

" Kami berharap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) maupun Pemkab/Pemkot hingga Pemdes segera membelanjakan dan membangun program-program fisiknya. Kita juga minta agar proyek-proyek pembangunan infrastruktur baik nasional maupun lokal bisa melibatkan masyarakat setempat sehingga bisa menggerakan perekonomian," terang Beny. (Ira)

Kredit

Bagikan