Danamon Syariah Layani Wakaf Uang

user
tomi 07 Maret 2021, 23:10 WIB
untitled

JAKARTA, KR JOGJA com - PT Bank Danamon Indonesia Tbk (Sanamon) melalui Unit Usaha Syariah (UUS) meluncurkan layanan wakaf uang. Layanan wakaf uang menyasar para nasabah Bank Danamon di seluruh Indonesia termasuk kalangan milenial, karena wakafnya  mulai dari  wakaf Rp 10 ribu.

Layanan wakaf uang ini tersedia lewat aplikasi digital dan  kantor cabang Bank Danamon sehingga memudahkan nasabah untuk menyalurkan wakafkan kapan saja dan kapanpun.

“Nasabah yang ingin berwakaf kini menjadi lebih mudah melalui aplikasi digital dan kantor cabang Bank Danamon.  Siapapun boleh diikuti berwakaf  termasuk generasi muda milenial dengan nilai wakaf   mulai dari Rp 10 ribu, “ kata Direktur Danamon Syariah, Herry Hykmanto pada acara peluncuran wakaf uang Bank Danamon Syariah, secara virtual, di Jakarta, Jumat (5/3).

Dikatakan, dengan memanfaatkan kemajuan infrastruktur digital Bank Danamon bermitra dengan PT Minasa Finteknologi Syariah, berwakaf kini bisa dari telepon genggam kapan saja dan dimana saja.

Dijelaskan, nasabah tidak perlu datang ke Lembaga Pengelola Wakaf atau yang disebut Nazhir, serta dana dikelola secara transparan dan profesional.

Melalui aplikasi digital, pewakaf dapat memilih Nazhir, memilih penerima wakaf, memantau perkembangan pembangunan objek penerima wakaf.

ditambahkan, selama ini, masyarakat cenderung menyalurkan wakaf melalui aset tidak bergerak (wakaf sosial) seperti pembangunan tempat ibadah (masjid, langgar, mushola), dan makam.

Diungkapkan, Danamon Syariah menawarkan beragam program yang bermanfaat secara berkelanjutan seperti wakaf untuk pemberdayaan peternak hewan Qurban, wakaf untuk pembangunan Rumah Sakit, wakaf untuk Pendidikan, dll.

“Kedepannya, kami akan memperbanyak program wakaf produktif untuk semakin meningkatkan pemberdayaan ekonomi umat,” tegasnya.

Diungkapkan,  Danamon Syariah menjalin kerja sama dengan beberapa mitra Nazhir diantaranya Wakaf Al Azhar, ZISWAF Dompet Dhuafa, Daarut Tauhid Perduli, dan Lembaga Wakaf & Pertahanan Nahdatul Ulama (LWPNU).

“Hal ini sejalan dengan komitmen kami membantu menyejahterakan masyarakat secara luas dan juga memberikan solusi bagi kebutuhan nasabah kami, khususnya wakaf yang saat ini menjadi salah satu kegiatan utama perbankan Syariah. Kami harap para nasabah Bank Danamon mendapatkan kemudahan untuk berwakaf dan turut berkontribusi dalam membangun perekonomian yang terdampak pandemi,” ujarnya.

Ditambahkan, wakaf atau menyerahkan kepemilikan harta agar dipergunakan untuk kepentingan umat, adalah salah satu kegiatan muamalah yang memiliki dimensi spiritual, sosial, dan ekonomi.

Dengan menjadi penyedia layananan penerimaan wakaf uang, Danamon Syariah turut berkontribusi mendukung pembangunan ekonomi masyarakat, yang dimulai dengan mengawal pemulihan ekonomi pascapandemi dan dilanjutkan dengan peningkatkan literasi dan kesadaran masyarakat untuk berwakaf.

“Dengan berbagai kemudahan yang Danamon Syariah berikan, kami berharap dapat mendorong masyarakat utamanya generasi muda milenial, agar termotivasi untuk berkontribusi dan berbagi kebaikan pada sesama. Dengan berwakaf, para pewakaf (wakif) dapat berkontribusi dalam membangun kembali perekonomian yang terdampak pandemi, dan manfaatnya akan terus mengalir dan memberikan kebahagiaan bagi sesama,” katanya.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Komite Nasional dan Keuangan Syariah (KNEKS) , Ventje Rahardjomengatakan, KNEKS berterima kasih dan mengapresiasi atas inisiatif Danamon melalui Unit Usaha Syariah yang telah menghadirkan layanan wakaf uang. Meskipun baru ditetapkan sebagai LKS PWU, Danamon Syariah sudah terlibat dalam mengembangkan layanan produk dan mengawal program literasi wakaf uang di Indonesia.

“Peresmian Layanan Wakaf Uang Danamon Syariah hari ini juga menunjukkan kepedulian Danamon Syariah dalam menyejahterakan masyarakat, khususnya dalam mengajak generasi milenial berwakaf uang. Sebagai bentuk excellent service korporasi, pengelolaan wakaf uang harus dikelola secara transparan, profesional dan akuntabel. Masyarakat harus diberikan kemudahan dan pelayanan prima dalam berwakaf uang,”  ujarnya.

Sementara otu, Badan Wakaf Indonesia (BWI Prof. Dr. M. Nuh mengatakan, saat ini generasi milenial sangat besar peranannya untuk mengembangkan perwakafan di Indonesia.

Dalam sejarah perkembangan Islam, fondasi peradaban dibangun oleh anak-anak muda yang terus ingin melakukan perubahan.

Badan Wakaf Indonesia (BWI) melihat anak-anak muda adalah investasi masa depan ekonomi syariah dan filantropi Islam seperti wakaf di Indonesia. Untuk itu BWI gencar melakukan gerakan literasi dan sosialisasi di kalangan anak muda, terlebih di dunia kampus.

Langkah ini penting, untuk menyiapkan generasi yang inklusif terhadap perkembangan zaman dan teknologi dengan basis literasi perwakafan yang baik.

Potensi penghimpunan wakaf uang masih sangat besar dan peluncuran platform SocialBanking Bank Danamon Syariah akan memberikan kemudahan, tidak saja bagi masyarakat dalam menunaikan wakaf namun bagi nazhir dalam mengelola wakaf uang.

“Untuk membantu literasi dan sosialisasi Wakaf, sudah saatnya melakukan migrasi transformasi digital system untuk perkembangan perwakafan nasional guna meningkatnya kepercayaan masyarakat dan akuntabilitas Nazhir", ungkapnya. (Lmg)

Kredit

Bagikan