OJK Luncurkan Roadmap Pengembangan Perbankan Indonesia 2020-2025

user
danar 19 Februari 2021, 23:30 WIB
untitled

JAKARTA, KRJOGJA.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) luncurkan Roadmap Pengembangan Perbankan Indonesia (RP2I) 2020 hingga 2025. Roadmap tersebut sebagai acuan bagi otoritas, industri perbankan dan pemangku kepentingan lainnya dalam merespon berbagai dinamika akibat pandemi Covid-19 dan perubahan kondisi yang menyertainya.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Heru Kristiyana menjelaskan roadmap ini menjadi pedoman dalam pengembangan ekosistem industri perbankan dan infrastruktur pengaturan, pengawasan, serta perizinan ke depan, baik secara solo-basis maupun terintegrasi. Hal ini guna mewujudkan perbankan yang kuat, berdaya saing dan kontributif sehingga dapat mendorong pertumbuhan perekonomian nasional dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"RP2I mengusung empat pilar arah pengembangan utama sektor perbankan yaitu penguatan struktur dan keunggulan kompetitif, akselerasi transformasi digital, penguatan peran perbankan dalam perekonomian nasional serta penguatan pengaturan, pengawasan dan perizinan," ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (19/2/2021).

Heru menyampaikan selanjutnya untuk mendukung keberhasilan implementasinya diperlukan empat pilar perangkat pendukung yang terdiri dari kepemimpinan dan manajemen perubahan yang memiliki komitmen tinggi, infrastruktur teknologi informasi yang andal, kualitas dan kuantitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang mumpuni serta sinergi dan kolaborasi dari seluruh pemangku kepentingan. Cakupan RP2I tidak hanya pengembangan industri perbankan dalam dimensi waktu jangka pendek tetapi juga pengembangan struktural secara bertahap dalam rentang waktu lima tahun.

"Arah pengembangan jangka pendek ditujukan guna mengoptimalkan peran perbankan dalam mempercepat proses pemulihan ekonomi nasional akibat dampak pandemi Covid-19. Sedangkan arah pengembangan struktural ditujukan memperkuat perbankan nasional secara kelembagaan sehingga memiliki daya tahan (resiliensi) yang lebih baik, daya saing yang lebih tinggi dan kontribusi yang lebih optimal terhadap perekonomian nasional," terangnya.

RP2I merupakan living document yang dapat disesuaikan seiring dinamika perubahan ataupun perkembangan industri sehingga diperlukan respon kebijakan yang relevan, tepat waktu dan tepat substansi untuk mendukung daya saing perbankan nasional. RP2I dapat diunduh melalui tautan https://www.ojk.go.id/id/berita-dan-kegiatan/info-terkini/Pages/-Roadmap-Pengembangan-Perbankan-Indonesia-2020---2025.aspx. (Ira)

Kredit

Bagikan