Maybank Indonesia Teruskan Program RISE 2.0 Secara Daring

user
tomi 15 September 2020, 03:14 WIB
untitled

YOGYA,KRJOGJA.com - Pandemi Covid-19 yang sedang melanda berbagai wilayah di Indonesia tak menyurutkan semangat PT Bank Maybank Indonesia Tbk (Maybank Indonesia) bersama Maybank Foundation, yayasan yang menangani corporate responsibility (CR) Maybank Group, untuk terus melanjutkan program pemberdayaan ekonomi bagi penyandang disabilitas dan komunitas marjinal bernama RISE (Reach Independence & Sustainable Entrepreneurship) 2.0.

Program pelatihan level Basic dilaksanakan di Jambi dan Lombok, 24-28 Agustus 2020. Sedangkan pelatihan level Standard dilaksanakan di Solo dan Yogyakarta, 7 – 11 September 2020. Pelatihan RISE 2.0 Level Basic dan Standard ini berlangsung secara daring dengan total peserta sebanyak 28 peserta di Jambi, 30 peserta di Lombok, 25 peserta di Solo dan 25 peserta di Yogyakarta. Para peserta level Basic merupakan para penyandang disabilitas yang belum pernah mengikuti pelatihan dengan berbagai latar belakang usaha seperti penjahit, penjual makanan, toko kelontong, kerajinan tangan, pembuat mebel, jasa kursus pendidikan serta peserta yang mempunyai rencana membuka usaha.

Sedangkan peserta level Standard dipilih berdasarkan penilaian mereka pada saat pelatihan dan monitoring level Basic serta perkembangan usaha yang mereka miliki di beberapa jenis usaha seperti penjahit, toko kelontong, servis elektronik dan usaha kuliner. Program RISE 2.0 secara daring di Lombok, Jambi, Solo dan Yogyakarta ini merupakan keberlanjutan dari pilot project pelatihan daring RISE level Basic di Palembang dengan menggunakan aplikasi Zoom. Pelatihan daring ini akan dilaksanakan di 25 kota di Indonesia dan menargetkan 4.780 peserta.

Pelatihan ini bermanfaat untuk menjangkau lebih banyak para peserta dari daerah pedalaman, memberi pembekalan perubahan pola pikir (mindset), meningkatkan kepercayaan diri mereka untuk siap memulai dan mengembangkan usaha termasuk keterampilan menjual dan memasarkan produk. Selain itu juga meningkatkan pemahaman mereka terkait pengelolaan keuangan serta mengenalkan para peserta kepada mereka produk dan layanan perbankan. Sebelumnya, Maybank telah melaksanakan pelatihan R.I.S.E level Basic di Solo pada bulan Maret 2020 dan Yogyakarta pada bulan Januari 2020. Pelatihan tersebut telah berhasil meningkatkan pendapatan rata-rata top 40% peserta di Solo sebesar 549% dan sebesar 529% untuk top 40% peserta di Yogyakarta.

CEO Maybank Foundation, Shahril Azuar Jimin, mengatakan “Pemberdayaan ekonomi merupakan salah satu fokus corporate responsibility (CR) Maybank Indonesia. Melalui program RISE, Maybank Group turut mendukung upaya membangun komunitas yang mandiri, dengan menjangkau lebih banyak penerima manfaat dan berdampak positif bagi masyarakat, selaras dengan misi humanising financial services. Program ini juga selaras dengan misi ASEAN dan lima sasaran United Nations Sustainable Development Goals yaitu tanpa kemiskinan, pendidikan berkualitas, kesetaraan gender, pertumbuhan ekonomi dan pekerjaan yang layak dan mengurangi kesenjangan.” (*)

Kredit

Bagikan