Dukung Infrastruktur, Mandiri Sekuritas Tawarkan 3 Instrumen Keuangan

user
tomi 10 November 2017, 22:12 WIB
untitled

MALANG, KRJOGJA.com -  Mandiri Sekuritas melakukan terobosan di industri pasar modal dengan menghadirkan inovasi alternatif pendanaan guna mendukung akselerasi pembangunan infrastruktur nasional.

Inovasi pendanaan ini memberikan lebih banyak pilihan skema bagi korporasi untuk mendapatkan akses pendanaan serta memberikan ragam portofolio investasi bagi para investor.

Direktur Utama Mandiri Sekuritas Silvano Rumantir mengatakan dalam kurun 10 tahun terakhir, Mandiri Sekuritas telah dipercaya menyelesaikan lebih dari 470 transaksi penjaminan emisi saham & obligasi senilai total Rp108,5 triliun melalui pasar modal.

Pada tahun ini, kata Silvano Mandiri Sekuritas memperkenalkan tiga inovasi pendanaan guna memfasilitasi kebutuhan korporasi sekaligus mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di Indonesia. Ketiga instrumen tersebut antara lain, sekuritisasi aset, obligasi berbasis proyek (project bond), serta global IDR bonds.

"Mandiri Sekuritas sukses memperkenalkan dua alternatif pendanaan baru melalui pasar modal yaitu melalui mekanisme sekuritisasi aset dan menggunakan skema project bond. Debut sukses dua instrumen pendanaan ini mendapat sambutan positif dari para investor serta mendapat dukungan penuh oleh Pemerintah," ungkapnya.

Pada akhir Agustus lalu, PT Jasa Marga (Persero) Tbk sukses menerbitkan produk investasi surat berharga sekuritisasi yang berbasis potensi pendapatan di masa depan (future revenue based securities / FRBS) dari Tol Jagorawi. Produk bernama Kontrak Investasi Kolektif Efek Beragun Aset (KIK-EBA) Mandiri JSMR01 ini merupakan sejarah baru pendanaan di industri pasar modal Indonesia.

Kredit

Bagikan