Ekonomi Semester I Melambat, Ini Pemicunya

user
tomi 14 Agustus 2017, 14:40 WIB
untitled

JAKARTA, KRJOGJA.com  - Menko Perekonomian Darmin Nasution mengatakan, melambatannya pertumbuhan ekonomi Indonesia pada semester I tahun 2017 ini karena  tren konsumsi mengalami peralihan. Peralihan konsumsi dapat dilihat dari belanja barang menjadi belanja untuk kebutuhan rekreasi.


Seperti diketahui  berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) pertumbuhan ekonomi Indonesia di kuartal II-2017 sebesar 5,01 persen. Capaian tersebut sama persis dengan ekonomi kuartal I-2017, namun lebih rendah dibandingkan pertumbuhan ekonomi kuartal II-2016 yang mencapai 5,18 persen.

Menurut Darmin pergeseran konsumsi ke sektor digital atau melalui e-commerce juga perlu dikaji lebih lanjut. Pasalnya pergeseran pola konsumsi dari konvensional menuju sistem digital sudah diperhitungkan. "Tentu bukan pada akan berkembangnya ekonomi digital. Itu sudah pasti, tapi seperti apa wujudnya 5-10 tahun akan datang," ujar Darmin.

Fenomena ini, kata Darmin, tidak hanya terjadi di Indonesia,  tetapi juga secara global. Pergerakan dinamis sebagai dampak pemulihan krisis global 5 tahun lalu. "Kita semua sebetulnya tahu bahwa ini periode yang sangat dinamis, bukan hanya di Indonesia juga global sehingga ekonomi global sampai saat ini belum pulih benar, belum menemukan bentuknya yang baru untuk bergerak sistematis ke depan," paparnya.

Darmin Nasution, mengakui realisasi pertumbuhan jauh di bawah harapan. Pemerintah berharap pertumbuhan kuartal II di posisi 5,4 persen. Sebab, kuartal II terbantu dengan momen Lebaran dan mudik. (Lmg)

Kredit

Bagikan