Kemenkeu Dorong BUMN Tingkatkan Investasi Di Sektor Properti

user
tomi 17 Mei 2017, 02:12 WIB
untitled

JAKARTA, KRJOGJA.com - Kementerian Keuangan meminta perusahaan BUMN dan swasta untuk dapat meningkatkan perannya dalam mendorong investasi di sektor properti dan infrastruktur. Sejauh ini pemerintah sendiri sudah berupaya menyederhanakan perizinan untuk mempermudah investor masuk ke Indonesia.

"Pemerintah sudah berupaya menyederhanakan perizininan supaya mempermudah masuk investasi. Makanya, peran serta bank-bank BUMN dan bank-bank swasta perlu ditingkatkan," kata Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo dalam seminar Sinergi Antara Regulator, Perbankan & Pengembang Dalam Meningkatkan Pertumbuhan Kredit & Perlindungan Konsumen di Sektor Property, di Jakarta, Selasa, (16/05/2017).

Terlebih, kata Mardiasmo skema pembiayaan investasi nonanggaran pemerintah (PINA) yang diluncurkan pemerintah pada bulan lalu, untuk mempercepat pembangunan infrastruktur dan perumahan, membutuhkan peran BUMN lebih besar lagi. Dukungan BUMN dan swasta akan menjadi indikator penilaian bagi investor.

Di sisi lain,  perbankan nasional baik BUMN maupun swasta diminta untuk dapat meningkatkan porsi kredit modal kerjanya (KMK) dan kredit investasi (KI). Dengan begitu, peran perbankan terhadap pengembangan di sektor properti dan infrastruktur akan terlihat. Sehingga sektor-sektor ini akan terdongkrak.

"Karena bapak Presiden (Jokowi) selalu mengatakan peran BUMN dan swasta untuk mendorong itu sangat penting. Dalam rangka untuk memperbaiki seluruh pembangunan infrastruktur yang ada. Pemerintah berupaya terus menyediakan hunian yang layak, papan yang layak bagi kalangan MBR,” ucap Mardiasmo. (Lmg)

Kredit

Bagikan