Transaksi Obligasi Negara Rp 13,58 T

user
tomi 04 Januari 2017, 12:24 WIB
untitled

JAKARTA (KRjogja.com) - PT Penilai Harga Efek Indonesia (IBPA) mencatat peningkatan rata-rata volume perdagangan obligasi pemerintah secara tahunan (year on year/yoy) sebesar 9,38%pada 2016.Informasi tersebut disamaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Direktur Utama IBPA Yoyok Isharsaya menyatakan, peningkatan volume perdagangan obligasi tersebut menjadi Rp13,58 triliun per hari dibanding dengan tahun 2015 sebesar Rp12,42 triliun per hari. "Peningkatan juga terjadi pada rata-rata total frekuensi harian yang naik dari 644 per hari pada 2015 menjadi 817 per hari pada 2016,” ujarnya.

Data Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan, rata-rata volume perdagangan per hari dan rata-rata frekuensi harian obligasi pemerintah per hari selalu naik tiap tahunnya sejak 2013 silam.  Obligasi pemerintah dengan nomor seri SR008 sukses menjadi obligasi yang paling aktif diperdagangan sepanjang tahun lalu dengan total volume sebesar Rp82,79 triliun dan total frekuensi sebanyak 27.695 kali transaksi. Sedangkan, untuk obligasi seri FR0056 menjadi obligasi dengan total volume transaksi terbesar hingga Rp514,01 triliun dan total frekuensi 17.770 kali.

Sementara itu, peningkatan rata-rata volume perdagangan pada obligasi korporasi 2016 tercatat lebih tinggi jika dibandingkan dengan peningkatan obligasi pemerintah yakni, 19,34% menjadi Rp900,38 miliar per hari dibanding tahun 2015 Rp754,48 miliar per hari. (*)

Kredit

Bagikan