2017, Pertumbuhan Ekonomi 5,1 Persen

user
tomi 15 November 2016, 17:23 WIB
untitled

JAKARTA (KRjogja.com) - Direktur Eksekutif Departemen Ekonomi &  Kebijakan Moneter Bank Indonesia (BI) Juda Agung memprediksi pertumbuhan ekonomi pada tahun 2017 mendatang akan bisa mencapai 5,1 persen dan pertumbuhan global hanya sekitar 3,2 persen.

"Harga komoditas pada tahun depan diperkirakan  akan tumbuh sekitar 7 persen dari tahun 2016 hanya 3,2 persen. Pada tahun 2016 ini pertumbuhan ekonomi Indonesia hanya sekitar 5 persen. Pertumbuhan ekonomi ini didorong oleh konsumsi dalam negeri seperti konsumsi rumah tangga serta adanya fiskal atau belanja pemerintah dibidang investasi atau di sektor infrastruktur," ungkapnya.

Menurut Juda guna mencapai target pada tahun 2017 sangat dipengaruhi oleh kebijakan yang dilakukan oleh pemerintah serta BI tahun 2016 seperti adanya pengeluaran paket kebijakan, serta adanya penurunan BI rate atau Repo rate hingga 150 basis poin, bahkan tingkat suku bunga juga sudah mulai turun 108 basis poin, serta tingkat suku bunga kredit yang juga sudah turun hingga 60 basis poin.


Kendati demikian, kata Juda perbankan sangat hati hati menyalurkan kreditnya, karena kredit bermasalah (NPL) sangat tinggi, serta permintaan kredit yang cenderung berkurang. Bahkan di sektor investasi permintaannya juga mengalami negatif.

"Penurunan suku bunga kredit ini memang tidak bisa dipisahkan dari konsolidasi perbankan, walaupun saat ini NPL sudah berada di puncak dan diperkirakan akan menurun, tetapi hal ini membuat perbankan cenderung sangat hati hati dalam menyalurkan kreditnya,"tegasnya.

Dikatakan, untuk investasi ini, sangat diharapkan pembiayaan dari sektor swasta non bank. Hingga September 2016 pembiayaan dari non bank  sudah mencapai Rp 154 triliun. Jauh lebih tinggi bila dibandingkan dengan tahun 2015 lalu yang mencapai Rp 80 triliun. (Lmg)

Kredit

Bagikan