Sektor Komunikasi dan Informasi Dorong Ekonomi RI

user
tomi 08 November 2016, 02:12 WIB
untitled

JAKARTA (KRjogja.com) - Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada  triwulan III-2016 terhadap triwulan III-2015 mencapai  5,02 persen. Namun dibanding triwulan II-2016 yang mencapai 5,19 persen mengalami perlambatan

"Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada  triwulan III-2016 terhadap triwulan III-2015 mencapai  5,02 persen," kata  Kepala Badan Pusat Statistik (BPS),  Suhariyanto, di Jakarta, Senin (7/11).

Dia menjelaskan Produk Domestik Bruto (PDB) atas dasar harga berlaku triwulan III-2016 mencapai Rp 3.216,8 triliun dan atas dasar harga konstan 2010 mencapai Rp 2.428,7 triliun.  Dari sisi produksi, pertumbuhan didorong oleh hampir semua lapangan usaha, dimana pertumbuhan tertinggi dicapai Lapangan Usaha Informasi dan Komunikasi sebesar 9,20 persen.

Dari sisi pengeluaran, kata Suharianto pertumbuhan tertinggi dicapai oleh Komponen Pengeluaran Konsumsi LNPRT sebesar 6,65 persen diikuti oleh Komponen Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga dan Komponen Pembentukan Modal Tetap Bruto.

"Pertumbuhan ekonomi Indonesia triwulan III-2016 terhadap triwulan sebelumnya (q-to-q) tumbuh 3,20 persen. Dari sisi produksi, pertumbuhan tertinggi dicapai Lapangan Usaha Transportasi dan Pergudangan sebesar 5,34 persen, sedangkan dari sisi Pengeluaran pada Komponen Pengeluaran Konsumsi LNPRT sebesar 4,26 persen dan Komponen Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga sebesar 3,48 persen."

Dia menambahkan  secara kumulatif dari Januari-September 2016,, ekonomi Indonesia tumbuh 5,04 persen.  Dari sisi produksi, pertumbuhan didorong oleh semua lapangan usaha kecuali Pertambangan dan Penggalian yang mengalami penurunan sebesar 0,24 persen. Sedangkan dari sisi pengeluaran terutama didorong oleh Komponen LNPRT yang tumbuh 6,59 persen dan Komponen Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga yang tumbuh 5,01 persen. (Lmg)

Kredit

Bagikan