BCA Bukukan Laba Bersih Rp 9,6 T

user
tomi 20 Juli 2016, 20:07 WIB
untitled

JAKARTA (KRjogja.com) - Selama semester I tahun 2016 Bank Central Asia (BCA) mencatat laba sebesar Rp 9,6 triliun atau meningkat 12,1 persen dibanding periode yang sama tahun lalu yang mencapai Rp 8,5 triliun.

Hasil ini diperoleh dari pendapatan bunga bersih yang tumbuh 15,5 persen menjadi Rp 26,1 triliun dari tahun lalu yang mencapai Rp 22,6 triliun.

"Laba kami meningkat bukan hanya karena Bank Indonesia (BI) menurunkan tingkat suku bunganya, tetapi karena BCA telah menurunkan tingkat suku bunga deposito dari 7 persen menjadi 5,25-5,5 persen per tahun," kata Dirut BCA Jahja Setiaatmadja pada paparan kinerja BCA pada semester I tahun 2016 di Jakarta, Rabu (20/07/2016).

Dikatakan, pada semester I ini kredit bersalah (NPL) meningkat dari 0,7 persen pada Juni 2015 menjadi  1,4 persen pada semester I tahun ini.

Bahkan diperkirakan NPL ini akan meningkat lagi pada bulan September tahun ini, namun peningakantnya tidak sedrastis pada semester I. Dengan meningkatnya NPL ini, BCA akan menambah biaya cadangan sebesar Rp 2 triliun guna mempertahankan kecukupan cadangan kerugian penurunan nilai aset keuangan.

Jahja menjelaskan per Juni 2015, rasio cadangan terhadap total kredit bermasalah sebesar 193 persen. Sehingga rasio kredit terhadap pendanaan (LFR) sebesar 77,9 persen dan rasi kecukupan modal (CAR) mencapai 20,3 persen."FLR kita sekitar 78-80 persen itu tandanya kita tidak butuh dana likuidi tas tambahan, walaupun 2015 pertumbuhan kredit lemah, tetapi likuiditas masih ada. Kalau ada dana berlebih kita tempatkan di BI atau di pasar uang," tegasnya.

Jahja menambahkan outstanding kredit mencapai Rp 387 triliun atau meningkat 11,5 persen. Dengan penyaluran kredit korporasi tumbuh 19,8 persen menjadi Rp 135,4 triliun. Sedangkan kredit komersial dan UKM mencapai Rp 146,5 triliun atau meningkat 6,5 persen. Serta kredit komsumer naik 9,1 persen menjadi Rp 105,2 triliun. (Lmg)

Kredit

Bagikan