Pasar Modal Percepat Penyelesaian Bursa Saham

user
tomi 26 November 2018, 23:43 WIB
untitled

JAKARTA, KRJOGJA.com - Pasar Modal Indonesia mulai hari ini menerapkan percepatan penyelesaian transaksi bursa saham dari sebelumnya pada hari bursa ke-3 (ketiga) menjadi hari bursa ke-2 setelah hari pelaksanaan transaksi bursa (T+2).

“Program percepatan transaksi bursa T+2 itu merupakan upaya pengembangan pasar modal Indonesia agar dapat berdaya saing global dengan tetap memberikan kontribusi bagi perekonomian nasional,” kata Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK Hoesen, di Jakarta, Senin (26/11).

Dikatakan, pelaksanaan transaksi bursa T+2,memiliki tujuan untuk meningkatkan likuiditas melalui percepatan re-investment dari modal investor maupun efisiensi operasional serta menambah kapasitas transaksi perusahaan efek.

“Hal ini sudah menyesuaikan dengan internasional best practice dalam peningkatan efisiensi penyelesaian transaksi bursa dan implementasi T+2 di pasar modal global seperti Jerman, Hongkong, India, Korea Selatan, Rusia, Taiwan, dan Thailand,” kata Hoesen.

Dipaparkan, sebagai landasan  hukum  pemberlakuan T+2, OJK telah menerbitkan Peraturan OJK Nomor 21/POJK.04/2018 tentang Waktu Penyelesaian Transaksi Bursa. Adapun pokok-pokok peraturan percepatan waktu penyelesaian transaksi bursa antara lain pengaturan atas batas waktu penyelesaian transaksi bursa sebagaimana diatur dalam Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek disesuaikan menjadi T+2 dari sebelumnya T+3.

Dikatakan, pengaturan atas jangka waktu piutang transaksi beli nasabah sebagaimana diatur dalam surat edaran mengenai pedoman penyusunan formulir modal kerja bersih disesuaikan, dari T+0 sampai dengan T+2, diubah menjadi sejak hari pelaksanaan Transaksi Bursa (T+0) sampai dengan Hari Bursa ke-1 (kesatu) setelah hari pelaksanaan transaksi bursa (T+1) untuk transaksi di pasar reguler,  atau waktu lainnya untuk pasar negosiasi. (Lmg)

Kredit

Bagikan