Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di Kisaran 5%, Ini Alasannya

user
tomi 23 November 2018, 12:44 WIB
untitled


JAKARTA, KRJOGJA.com - Pertumbuhan ekonomi Indonesia dalam beberapa tahun terakhir selalu berada di level 5%. Di tahun 2016 pertumbuhan ekonomi sebesar 5,02%, kemudian di 2017 sebesar 5,07%, pada tahun ini dalam APBN 2018 Pemerintah menargetkan ekonomi tumbuh 5,4%, sedangkan di 2019 target pertumbuhan ekonomi turun ke 5,3%.

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Bambang Brodjonegoro menjelaskan alasan ekonomi Indonesia selalu tumbuh di level 5%. Faktor utamanya yakni kondisi perekonomian global yang berimbas ke domestik.

Dia menyatakan, dalam penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019, Bappenas pernah optimistis pertumbuhan ekonomi bisa di atas 5% bahkan di 2019 sempat ditargetkan tumbuh 8%. Namun, hantaman ekonomi global menghambat cita-cita tersebut.

Menurut Bambang, Indonesia tidak menyiapkan industrialisasi, khususnya di sektor manufaktur, seiring adanya hantaman ekonomi global.

“Ternyata hitungan 5 tahun ini, pertumbuhan ekonomi kita cuma 5,3%. Kita punya hambatan dan harus ada kebangkitan jasa dan manufaktur. Kuncinya adalah pertumbuhan ekonomi dengan nilai tambah,” kata Bambang.

Dia bercerita, pada tahun 2009-2012 ekonomi dunia sedang tumbuh terutama pada negera emerging market yang tumbuh agresif. Hal itu didorong pemulihan ekonomi Amerika Serikat, meski dari sisi kebijakan fiskal tak bisa bergerak karena terkendala dengan anggaran. (*)

Kredit

Bagikan