2022, Potensi Industri Halal Tembus USD3,1 Triliun

user
tomi 03 Oktober 2018, 23:33 WIB
untitled

JAKARTA, KRJOGJA.com - Indonesia sebagai negara dengan populasi penduduk muslim terbesar tentu memiliki potensi yang tinggi dalam industri halal. Hal ini membuat pemerintah maupun Bank Indonesia (BI) mendorong untuk Indonesia menjadi pemain dalam industri tersebut.

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas Bambang Brodjonegoro menjelaskan, potensi pasar industri halal di dunia sangat besar. Di tahun 2016 saja, pengeluaran yang dilakukan muslim global di sektor-sektor utama industri halal seperti makanan, fashion, travel hingga kosmetik sebanyak USD2 triliun.

Dia menjelaskan, sebagai penduduk muslim terbesar maka promosi gaya hidup halal atau halal lifestyle terus didengungkan. Hal ini untuk mendorong masyarakat aktif dalam industri halal.

"Dengan terbentuknya Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS) pemerintahan Indonesia berkomitmen untuk mengembangkan ekonomi syariah," imbuhnya.

Sementara itu, Gubernur BI Perry Warjiyo menyatakan, halal lifestyle sudah berkembang di seluruh dunia, bahkan hingga ke negara-negara Eropa.


Dia menjelaskan, sebagai penduduk muslim terbesar maka promosi gaya hidup halal atau halal lifestyle terus didengungkan. Hal ini untuk mendorong masyarakat aktif dalam industri halal.

"Dengan terbentuknya Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS) pemerintahan Indonesia berkomitmen untuk mengembangkan ekonomi syariah," imbuhnya.

Sementara itu, Gubernur BI Perry Warjiyo menyatakan, halal lifestyle sudah berkembang di seluruh dunia, bahkan hingga ke negara-negara Eropa. (*)

Kredit

Bagikan