GoPay Percepat Inklusi Finansial dan Ekonomi Digital RI

user
tomi 22 Agustus 2019, 16:04 WIB
untitled

JAKARTA, KRJOGJA.com - Gojek, perusahaan teknologi penyedia layanan on-demand terdepan di Asia Tenggara, kembali masuk ke daftar tahunan perusahaan yang dinilai berhasil mengubah dunia versi majalah Fortune, atau Fortune’s 'Change the World' tahun 2019.  Penghargaan ini ditujukan kepada perusahaan-perusahaan yang memiliki kinerja baik karena melakukan hal-hal yang  bermanfaat  bagi  masyarakat  luas.

Gojek  masuk  Fortune’s  'Change  the  World'  2019 melalui inovasi GoPay yang dinilai telah mentransformasi percepatan inklusi finansial dan ekonomi digital di Indonesia. Tahun ini, Gojek menempati peringkat ke-11 dari total 52 organisasi internasional yang masuk dalam daftar tersebut, melompat dari peringkat ke-17 di tahun 2017.

BACA JUGA :

Bukan Disegel, Kantor Gojek Purwokerto Sengaja Tutup Operasional

Aksi Mogok Ojol, Pengamat : Tarif Baru Sudah Diberlakukan, Fokus pada pendapatan organik

Pencapaian ini menjadikan Gojek bukan hanya sebagai satu-satunya perusahaan Asia Tenggara dalam daftar Fortune’s “Change the World”, melainkan juga satu-satunya perusahaan Asia Tenggara yang berhasil masuk ke daftar yang diakui secara global tersebut untuk kedua kali.

CEO Global dan Pendiri  Gojek  Nadiem  Makarim mengaku bangga dapat kembali menerima penghargaan atas perwujudan visi misi Gojek untuk memecahkan permasalahan sehari-hari dan memberdayakan banyak orang dengan menggunakan teknologi.

"Terima kasih atas dukungan dari seluruh mitra pengemudi, merchant,  pelanggan, pelanggan, rekan bisnis, pemerintah, dan investor kami. Dukungan tersebutlah yang menjadi kunci keberhasilan Gojek dalam berevolusi menjadi sebuah ekosistem terintegrasi dengan tiga Super App yang menggerakkan orang, barang, dan uang."

Penghargaan berskala global ini menyorot peranan GoPay sebagai platform pembayaran digital Gojek yang telah berhasil mendorong perekonomian digital Indonesia dengan memperluas akses finansial bagi jutaan masyarakat Indonesia yang 64% populasinya belum terjangkau produk perbankan (unbanked).

Dikutip dari keterangan resmi Fortune, “Pada tahun 2018 sendiri, total pembelian produk dan jasa yang menggunakan GoPay mencapai lebih dari 6 miliar dolar AS. Di samping itu, GoPay juga memberikan bantuan serta fasilitas pinjaman bagi sekitar 130.000 pengusaha mikro.”

Nadiem menambahkan di Gojek, segala sesuatu yang dilakukan adalah untuk mengatasi tantangan sehari-hari, guna meningkatkan kualitas hidup yang lebih baik bagi semua pihak di dalam ekosistem. "Mulai dari memfasilitasi transaksi non tunai bagi konsumen hingga menawarkan kemudahan dalam pembayaran, serta membantu merchant mengembangkan bisnisnya, GoPay telah membuktikan bahwa #PastiAdaJalan untuk mengubah dunia menjadi lebih baik," tandasnya.

Sementara itu, CEO GoPay Aldi Haryopratomo juga mengungkapkan rasa syukurnya atas kepercayaan yang diberikan kepada GoPay, “Kami selalu fokus ke komunitas grassroot. Sejak 2016, GoPay telah berkembang pesat, yang tadinya hanya cara mudah dan aman bagi mitra driver untuk menerima pembayaran, hingga sekarang menjadi jembatan bagi mitra driver dan rekan usaha untuk mengakses KPR subsidi, tabungan pendidikan, asuransi kesehatan bahkan tabungan Umroh."

"Saat ini, Gopay tetap menjadi pembayaran digital terbesar di Indonesia dan 90% dari rekan usaha kami merupakan pedagang kecil. Namun kami tidak hanya mengukur kesuksesan berdasarkan jumlah transaksi, tapi bagaimana kami dapat menciptakan dampak grassroot tersebut di tingkat dunia.” (*)

Kredit

Bagikan