BCA Tawarkan Aplikasi Wealth Management

user
tomi 09 Oktober 2019, 19:41 WIB
untitled

JAKARTA, KRJOGJA.com - Bank Central Asia (BCA) meluncurkan aplikasi Wealth Management (Welma) untuk berinvestasi terutama untuk reksadana, obligasi dan edukasi asuransi melalui telepon seluler (ponsel).

Adapun sasaran dari aplikasi ini adalah kaum milenial agar lebih mengerti tentang literasi keuangan. “BCA berinovasi dalam menciptakan aplikasi berbasis digital untuk memudahkan masyarakat berinvestasi,” kata Dirut BCA Jahja Setiaadmaja di Jakarta, Selasa (8/10).

Jahja menambahkan, , BCA ingin terus mendukung program pemerintah dalam rangka edukasi literasi keuangan. Apalagi saat ini masyarakat yang mengerti literasi keuangan masih rwndah yakni sekitar 29,7 persen pada tahun 2016.

“Literasi keuangan kita masih rendah, banyak kaum milenial baik di kota maupun di desa belum mengetahui tentang literasi keuangan. Diharapkan dengan Welma ini salah satu literasi keuangan dari BCA memberikan edukasi kepada masyarakat tentang   pentingnya investasi bagi anak muda khususnya, maka kami tergerak untuk berinovasi dalam menciptakan aplikasi berbasis digital untuk memudahkan masyarakat dalam melakukan investasi,” tegasnya.

Dikatakan, nasabah BCA dapat membeli produk investasi reksa dana dan obligasi hanya dengan satu kali genggaman melalui aplikasi Welma yang dapat diunduh di smartphone Android.

“ Lewat WELMA, nasabah dapat membeli atau menjual produk investasinya, memantau portofolio investasi dan mencari informasi produk asuransi dengan mudah, aman, dan nyaman,” paparnya.

Adapun pembelian lewat Welma ini  untuk reksadana mulai dari Rp 100 ribu dan untuk obligasi mulai dari Rp 1 juta.

“Investasi melalui aplikasi WELMA simpel dan praktis, sesuai dengan karakteristik masyarakat jaman now. Ayo mulai berinvestasi!,” kata  Jahja.

Dijelaskan,  aplikasi WELMA, nasabah dapat membeli atau menjual produk investasinya, memantau portofolio investasi, dan mencari informasi produk asuransi dengan mudah, aman, dan nyaman.

Sementara Senior Executive Vice President Wealth Management BCA, Christine Setyabudhi  mengatakan, aplikasi Welma ini  saat ini hanya bisa diunduh lewat aplikasi android, sedangkan untuk Iphone atau IOS baru bisa tahun depan. Sedangkan investasi yang bisa dilakukan  baru reksadana dan obligasi, sementara untuk asuransi baru bisa tahun depan.

“Fitur investasi yang ada baru reksadana dan obligasi. Untuk obligasi ini masih yang primer, sedangkan yang sekunder belum. Untuk asuransi juga belum ada, baru 3 lagi atau tahun depan baru ada,” tegasnya.

Menurutnya, hingga saat ini  aset obligasi dan reksadana BCA mencapai Rp 55 triliun, atau meningkat 40 persen dibanding tahun lalu.

“ Dari tahun 2018 lalu aset obligasi dan reksadana BCA tumbuh 40 persen, itu artinya masyarakat sudah mulai mwngerti akan investasi reksadana dan obligasi,” tegasnya. ( Lmg)


Kredit

Bagikan