Pasca-Brexit, Wall Street Turun Hampir 3%

user
tomi 25 Juni 2016, 03:33 WIB
untitled

NEW YORK (KRjogja.com) - Saham  Wall Street berguguran pasca keluarnya Inggris dari Uni Eropa (Brexit). Hal ini merupakan pukulan bagi pasar keuangan sejak krisis 2008 lalu.

Melansir Reuters, Jumat (24/06/2016), indeks Dow Jones Industrial Average turun 504 poin atau 2,81 persen dengan 207.671 kontrak berpindah tangan. Indeks S & P 500 turun 73,25 poin, atau 3,48 persen, dengan 1.612.911 kontrak diperdagangkan. Nasdaq anjlok 158,5 poin, atau 3,55 persen, pada volume 156.665 kontrak.

Investor khawatir tentang kerusakan ekonomi dunia dan mencari perlindungan dalam dolar dan aset yang aman seperti emas dan obligasi AS. "Pasar akan tak menentu sepanjang hari dan itu akan menjadi tidak pasti sampai investor mendapatkan kejelasan tentang masalah ini," kata Managing Director Janlyn Capital LLC di Bernardsville Andre Bakhos.

Saham Citigroup (C.N), Bank of America (BAC.N), JPMorgan (JPM.N) dan Goldman Sachs (GS.N) merosot antara 6,2 persen dan 7,2 persen. Bank AS ini memiliki operasi besar di London. Perdagangan di S & P 500 dan Nasdaq futures dihentikan nantinya setelah mereka jatuh lebih dari 5 persen karena memicu ambang batas. (*)

Kredit

Bagikan