Filipina Dominasi Ekspor Honda Beat Bentuk CBU

user
tomi 22 Oktober 2019, 10:09 WIB
untitled

JAKARTA, KRJOGJA.com - Sepanjang tahun ini pada periode Januari-September 2019, AHM telah mengirimkan 214.396 unit sepeda motor Honda dalam bentuk CBU dan 223.300 set dalam bentuk terurai (CKD/Completely Knocked Down).

Ekspor unit motor dalam bentuk CBU tersebut didistribusikan ke beberapa negara seperti Filipina dan Bangladesh. Sementara itu, ekspor motor Honda secara CKD memiliki beberapa negara tujuan yaitu Jepang, Thailand, Vietnam, Malaysia dan Kamboja.

General Manager Overseas Business Division AHM Kurniawati Slamet mengatakan perusahaan berupaya terus menyuguhkan produk sepeda motor Honda yang memiliki daya saing kuat di pasar global, baik dari sisi kualitas dan desain.

"Peningkatan ekspor Honda BeAT merupakan salah satu bentuk kepercayaan konsumen negara lain untuk menjadikan skutik Honda sebagai pilihan dalam berkendara," ungkapnya.

Honda BeAT menjadi pilihan favorit pecinta sepeda motor skutik di pasar ASEAN seiring dengan pertumbuhan ekspor model ini yang melonjak 43% pada bulan September 2019 sebanyak 14.256 unit. Peningkatan ekspor ini mencerminkan kualitas Honda BeAT yang tak hanya sukses menjadi motor terlaris di Indonesia, tapi juga memiliki daya saing di pasar motor internasional.

Honda BeAT merupakan skutik pertama yang diimpor AHM ke pasar motor di ASEAN sejak Mei 2015. Model ini telah diekspor ke negara lain yaitu Filipina sebanyak 84.192 unit sepanjang tahun 2019. Honda BeAT dibekali dengan mesin 110cc enhanced Smart Power (eSP) yang terintegrasi dengan ACG Starter yang mampu menghidupkan mesin lebih halus tanpa suara. Teknologi ini menjadi dasar pengaplikasian fitur canggih Idling Stop System (ISS) yang mampu mematikan mesin saat berhenti lebih dari 3 detik dan pengendara hanya perlu menarik tuas gas untuk menghidupkannya lagi. (*)

Kredit

Bagikan