Kunci Utama Sukses Bisnis Puspo Wardoyo Tekun dan Sedekah

user
tomi 17 Oktober 2019, 20:05 WIB
untitled

SOLO, KRJOGJA.com - Mulai bisnis ayam bakar dari bawah, dari kaki lima hingga berkelas hotel bintang lima, pengusaha, Puspo Wardoyo membagi ilmu sukses berbisnis. Terutama dalam ilmu bisnis dan bersedekah.

Tidak tanggung tanggung, Puspo Wardoyo menyedekahkan 30 persen dari perolehan bisnis untuk sedekah kepada kaum dhuafa (miskin).

"Peluang bisnis atau usaha ada dimana mana, utamanya adalah sungguh sungguh atau tekun, dan bersedekah," kata Puspo Wardoyo saat menjadi pembicara utama dalam acara anjang bisnis (sharing) di hadapan ratusan pengusaha yang terhimpun dalam organisasi Komunitas Pengusaha Muslim Indonesia Solo (KPMI), Kamis (17/10/2019) malam.

BACA JUGA :

Bos Wong Solo Group Dorong Perempuan jadi Pebisnis Sukses

Reuni di D Best Tak Terkait Pilkada Solo

Kesuksesan seorang Puspo Wardoyo yang menggelitik para pengusaha yang tergabung dalam KPMI untuk belajar tips dan trik menjadi pengusaha sukses. Sebab sudah jamak terdengar, bahwa kesuksesan yang diraih oleh Puspo Wardoyo tak hanya sebatas karena piawai dalam ilmu dagang. Ada sisi lain yang nyaris jarang dimiliki oleh umumnya para pengusaha, yakni sedekah.

"Dalam Islam , bisnis itu dibarengi zakat, itu yang bisa menjadi kunci sukses saya dalam berbisnis. Jangan takut bersedekah, tidak akan mengurangi malah akan menambah," papar Puspo.

Puspo Wardoyo di kalangan warga Solo, terutama yang tinggal di properti milik Puspo, memang dikenal sebagai seorang yang dermawan. Ratusan juta uangnya tiap bulan selalu dialirkan untuk berbagai kegiatan sosial. Dan hal itu bukan membuatnya merugi, tapi justru semakin membuat usahanya maju.

Dengan branding Ayam Bakar Wong Solo, Puspo Wardoyo telah memiliki 200 lebih outlet yang tersebar di seluruh penjuru tanah air, serta luar negeri dua outlet ayam bakar di Jeddah dan sepuluh outlet di Malaysia.

Keberanian dalam bersedekah ini menjadi inspirasi tersendiri bagi para pengusaha muslim dari Puspo Wardoyo. Sebab, bagi seorang pebisnis, pengeluaran sekecil apapun harus selalu diperhitungkan agar bisnisnya tetap bisa berjalan.

Sementara Rachmad Purwanto, ketua (KPMI ) Komunitas Pengusaha Muslim Indonesia Solo mengatakan para pengusaha banyak mendapat ilmu dari pengusaha profesional seperti Puspo Wardoyo.."Kita hidup dalam persaingan bisnis maka kita harus banyak belajar dari pakarnya, dalam hal ini dari pak Puspo Wardoyo." kata Rachmad.

Rachmad menambahkan

KPMI beranggotakan sebanyak 540 anggota se Solo Raya. Setiap bulan mengadakan pertemuan dan anjang bisnis, untuk saling berbagi ilmu bisnis. (Hwa).

Kredit

Bagikan