Menkeu Lantik Surya Utomo jadi Dirjen Pajak

user
tomi 01 November 2019, 15:11 WIB
untitled

JAKARTA, KRJOGJA.com - Menteri Keuangan (Menkeu) melantik Suryo Utomo sebagai Direktur Jenderal Pajak (Dirjen Pajak) menggantikan Robert Pakpahan yang memasuki masa pensiun.

Menkeu Sri Mulyani menyampaikan bahwa tugas dan tanggung jawab Dirjen Pajak sangat berat karena 70 persen penerimaan di dalam APBN kita yang berasal dari penerimaan pajak digunakan untuk mendukung seluruh aktivitas republik ini. Karena itu, Dirjen Pajak harus  memilik empat kriteria yang harus dimiliki yaitu kompetensi, keikhlasan dan senang melayani, memiliki keahlian dan berintegritas.

"Ini adalah fondasi untuk membangun Indonesia maju,” kata Menkeu Sri Mulyani, di Jakarta, Junat (1/11).

Dijelaskan, Presiden Jokowi pada waktu pelantikan para Menteri beberapa hari lalu meminta Menteri Keuangan untuk membuat bagaimana pajak yang ramah investasi. Karena itu, Ditjen Pajak perlu terus membenahi diri. Bagaimana membuat orang akan mau dengan ikhlas membayar pajak, dengan berbagai kemudahan pengurusan kewajiban perpajakan, sehingga masyarakat merasakan manfaatnya.

"Direktorat Jenderal Pajak diharapkan untuk bisa meneruskan seluruh reformasi fundamental di Direktorat Jenderal Pajak yang telah dilaksanakan selama ini," kata Menkeu.

Menkeu menegaskan untuk para pejabat di lingkungan Eselon Dua, Ditjen Bea dan Cukai yang hari ini mengalami perubahan posisi. Pertumbuhan penerimaan harus tetap dilakukan baik melalui intensifikasi dan ekstensifikasi secara layak.

“Bea Cukai dan National Single Window harus mampu memberikan suatu keamanan bagi masyarakat dan perekonomian bagi membanjirnya arus impor yang illegal”, tegas Menkeu.

Selain itu,  Direktorat Jenderal Bea dan Cukai memahami tema Indonesia maju yang berpilar kepada peningkatan investasi, peningkatan ekspor, menjaga impor dan menciptakan industrialisasi dan mendorong pariwisata untuk dipahami konsekuensi dan implikasinya bagi tugas Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. (Lmg)

Kredit

Bagikan