Transformasi Digital Menjadi Fokus Utama Bank BPD DIY

user
Agusigit 08 September 2022, 21:09 WIB
untitled

Krjogja.com - YOGYA – Digitalisasi produk dan layanan masih menjadi fokus utama Bank BPD DIY dalam rencana strategis jangka panjang perseroan.

Perkembangan teknologi informasi yang kiat pesat mendorong Bank BPD DIY untuk terus melakukan inovasi guna memenuhi kebutuhan masyarakat dalam bertransaksi maupun kebutuhan layanan perbankan lainnya yang cepat, aman dan akuntabel. 

Hal tersebut seperti diungkapkan oleh Direktur Utama Bank BPD DIY, Santoso Rohmad belum lama ini.

Selain itu, menurut Santoso, dalam menjalankan bisnis Bank BPD DIY harus didukung dengan sistem teknologi informasi yang mumpuni sehingga proses bisnis dan layanan dapat berjalan dengan efektif, efisien dan aman. 

“Kami baru saja menyelesaikan penyusunan IT Strategic plan tahun 2023 – 2027 agar proses transformasi digital Bank BPD DIY dapat berjalan lebih terarah, terukur dan adaptable sesuai perkembangan dan kebutuhan pasar maupun bisnis” ungkapnya

 

Lebih lanjut ia menyampaikan bahwa Bank BPD DIY akan mengembangkan delivery channel untuk mendukung digitalisasi layanan yang inovatif, kolaboratif dan customer centric. Hal tersebut akan diwujudkan melalui kerjasama kemitraan dalam bidang teknologi informasi baik dengan lembaga keuangan bank maupun non-bank. 

 

Harapanya akan mampu memberikan kemudahan, kenyamanan, kecepatan, dan keamanan transaksi keuangan perbankan untuk nasabah individu maupun korporasi. 

 

“Dari sisi internal kami juga melakukan pengembangan berkelanjutan pada core banking system dengan mengaplikasikan teknologi terkini sehingga memeiliki tingkat flexibility dan scalability yang tinggi” jelas Santoso

Bank BPD DIY juga akan melakukan pengembangan sistem untuk mendukung kerja sama dengan Bank Perkredian Rakyat (BPR) guna memaksimalkan fungsi intermediasi dengan memberikan dukungan pembiayaan kepada BPR dengan UMKM yang menjadi nasabahnya. 

Dari sisi infrastruktur, Bank BPD DIY juga telah merencanakan penguatan infrastruktur digital melalui pembaharuan data center yang lebih handal sehingga mampu meningkatkan kapabilitas layanan digital. 

Sejatinya, tranformasi digital Bank BPD DIY telah dimulai beberapa tahun terakhir dan semakin meningkat saat pandemi Covid-19 terjadi. Lewat upaya tersebut, Bank BPD DIY telah meluncurkan berbagai layanan digital seperti mobile banking, cash management system (cms), e-samsat dan e-posti, QRIS dan Laku Pandai.

Hingga Agustus 2022 jumlah pengguna mobile banking Bank BPD DIY tercatat sebanyak 132.317 nasabah dengan nominal transaksi mencapai Rp2,1 triliun. Sedangkan untuk layanan CMS Bank BPD DIY tercatat ada 3.186 pengguna dengan nominal transaksi sebesar Rp2,2 triliun.

“Melalui transformasi digital ini kami optimis Bank BPD DIY mampu meningkatkan performa bisnis dan daya saing serta memberikan layanan perbankan yang handal, cepat dan aman” pungkas Santoso. (*)

 

Kredit

Bagikan