Harga Gabah Tingkat Petani dan Penggilingan di DIY Naik

user
Danar W 13 September 2022, 23:10 WIB
untitled

Krjogja.com - YOGYA - Harga produsen gabah di tingkat petani DIY pada Agustus 2022 sebesar Rp 4.720,00 naik 9,26 persen dibanding bulan sebelumnya sebesar Rp. 4.320/kg. Di tingkat penggilingan pun naik 9,16 persen dari Rp 4.390,83 menjadi Rp 4.793,08/kg pada Agustus 2022. Harga gabah dibawah Harga Pembelian Pemerintah (HPP) sebanyak 58,46 persen pada gabah kualitas gabah kering giling (GKG) maupun gabah kering panen (GKP).

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) DIY Sugeng Arianto mengatakan harga gabah tertinggi di tingkat petani pada gabah kualitas GKG senilai Rp 6.000/kg dengan varietas Mentik Wangi terdapat di Kabupaten Sleman. Sedangkan gabah kualitas GKP senilai Rp 5.400/kg dengan varietas IR64 terdapat di Kabupaten Bantul. Sebaliknya, harga gabah terendah di tingkat petani senilai Rp 3.900/kg pada gabah kualitas GKP dengan varietas Ciherang di Kecamatan Sentolo Kabupaten Kulonprogo.

"Gabah berdasarkan varietas yang dihasilkan dan dijual petani pada Agustus 2022, varietas Ciherang 44,61 persen, IR 64 35,38 persen, Inpari 7,69 persen, Mekongga 4,62 persen, Mentik Wangi dan Situ Bagendit masing-masing 3,08 persen dan varietas Sintanur sebesar 1,54 persen," paparnya di Yogyakarta, Selasa (13/9/2022).

Sugeng menjelaskan jumlah observasi harga gabah pada Agustus 2022 sebanyak 65 observasi, dengan rincian kualitas GKG 40 atau 61,54 persen, GKP 15 atau 23,08 persen dan gabah luar kualitas sebanyak 10 atau 15,38 persen. Selisih rata-rata harga gabah di tingkat penggilingan terhadap HPP untuk GKG sebesar -4,67 persen dan GKP sebesar 2,35 persen.

Credits

Bagikan