UMKM Gunung Kendil Laris di Festival Tong Tong Belanda

user
Tomi Sujatmiko 15 September 2022, 09:21 WIB
untitled

Krjogja.com - SEMARANG - UMKM binaan Rumah BUMN Rembang PT Semen Gresik (PTSG), Hawien Wilopo dengan brand Gunung Kendil yang memproduksi fashion ready to wear berbahan batik tulis, sukses go global dalam Tong Tong Fair atau di Den Haag Belanda, 1-11 September 2022. Dalam pameran tertua di Negeri Kincir Angin itu, fashion Gunung Kendil, rancangan Hawien Wilopo, laris terjual.

‘’Kami bersyukur, produk diminati pengunjung mancanegara, sebagai penanda produk Rembang tak kalah dengan negara lain,’’ kata Wien, sapaan akrab Hawien.

Lanjut dia, UMKM ini berdiri 2010, berawal dari mendesain motif hingga memproduksi kain batik di 2012. Sejak 2014 mulai memproduksi fashion ready to wear berbahan batik tulis.

Jumlah karyawan 8 orang terdiri pembatik, tukang mopok, tukang warna, dan penjahit. Wien kini dapat meraih omzet Rp20 juta per bulan atau sekitar Rp250 juta per tahun. Namun selama masa pandemi Covid-19 turun menjadi Rp150 juta per tahun.

Berkat dukungan Rumah BUMN Rembang PTSG, usaha semakin maju. ‘’RB membantu pemasaran hingga produk-produk terjual di pameran luar negeri,’’ kata Wien sambil menyebut karyanya sudah beberapa kali dipasarkan keluar negeri seperti Amerika, Belanda, Belgia, Jerman, Swiss, Singapore, Korea, dan Malaysia.

Ternyata produknya antara lain ket rompi dan outer disukai dan dibeli oleh Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga, bahkan dikenakan di berbagai acara seminar dan Festival Tong Tong.

Sementara itu, Senior Manager of Communication and CSR PTSG, Dharma Sunyata menjelaskan, Gunung Kendil adalah salah satu produk dari lima wakil RB Rembang yang dikirim ke Festival Tong Tong . Empat wakil lainnya yaitu Makanan ringan (Keriyes), Batik fashion (Fallin), Fashion & Craft Ecoprint (Okvisa Craft), dan Minuman rempah instan (Akar Jawi).

‘’Mereka terpilih melalui kurasi ketat dan presentasi di Kementerian BUMN. Banyaknya wakil dari Rembang membuktikan, produk yang khas dan mengedepankan kearifan lokal dengan sentuhan kemasan yang eye catching mampu bersaing di pasar global,’’ kata Dharma dalam rilisnya, Jumat, (15/9/2022).

Menurutnya, PTSG akan intens memberdayakan dan mengedukasi secara berkesinambungan. Selama ini journey pemberdayaan bisnis UMKM berfokus pada upaya agar produk UMKMgo modern.‘’Tong Tong Fair sebagai medium yang tepat untuk menjaring buyer internasional’’ pungkasnya. (Isi).

Credits

Bagikan