Jaga Kestabilan Inflasi, Disperindag DIY Operasi Pasar Sasar Pedagang dan Konsumen

user
Ary B Prass 16 September 2022, 13:57 WIB
untitled

Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperidag) DIY akan menggelar operasi pasar (OP) mulai 19 September 2022. Pelaksanaan OP tersebut guna mengendalikan laju inflasi agar tetap terjaga pasca kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).
 
Kepala Disperindag DIY Syam Arjayanti mengatakan pelaksaan operasi pasar akan digelar di tiga pasar berbeda di Kota Yogyakarta setiap pekan mulai pekan ketiga September 2022. OP digelar untuk menstabilkan harga bahan kebutuhan pokok masyarakat dan diprioritaskan menyasar sejumlah komoditas yang memiliki pengaruh besar terhadap tingkat inflasi di DIY. 
 
" Operasi pasar ini akan dilaksanakan setiap minggu untuk komoditi ibahan pangan yang memberikan sumbangsih terhadap inflasi. Sementara utu, operasi pasar di Kabuoaten kan dilaksakan oleh Disperindag masing-masing," katanya di Yogyakarta, Jumat (16/9/2022).
 
Syam menyatakan  pihaknya bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) DIY menggandeng sejumlah distributor pangan dalam pelaksanaan operasi pasar ini nantinya. Sebab pelaksanaan OP dibagi dalam dua mekanisme sasarannya yaitu bagi pedagang dan konsumen secara terpisah.
 
" Kami berencana mengadakan operasi pasar sebanyak 14  hingga Desember mendatang. Untuk operasi pasar konsumen akan dilaksanakan sambil menunggu perkembangan pelaksanaan operasi  pedagang,"  imbuhnya.
 
Pejabat Fungsional Muda Pengawasan Perdagangan Disperindag DIY Sabar Santoso mengatakan untuk pelaksanaan OP Disperindag DIY akan digelar di tiga pasar pantauan di Kota Yogyakarta yaitu Pasar Bringharjo, Pasar Demangan dan Pasar Kranggan. Tahap pertama operasi pasar bakal menyasar kalangan pedagang sebelum konsumen.
 
" Pelaksanaan operasi pasar ini akan digelar secara bergantian mulai 19 September 2022 oleh Disperindag DIY. Untuk OP di kabupaten/kota di DIY akan dilaksanakan langsung  Disperindag setempat," tuturnya.
 
Sabar menyampaikan terdapat empat komoditas yang akan didistribusikan bersama distributor, mulai gula, tepung, beras hingga minyak goreng dalam operasi pasar ini. Komoditas gula pasar misalnya melibatkan tiga instansi seperti Perum Bulog, PT Madukismo dan PT RMI. 
 
" Kita akan minyak goreng kita dan tepung tetigu curah dalam operasi pasar tersebut. Senelumnya, kami melakukan proses pendataan kebutuhan operasi pasar di tiga pasar pantauan di Kota Yogyakarta tersebut. Setelah terkumpul data kebutuhannya kemudian direkap dan diserahkan kepada distributor," pungkasnya. (Ira)

Credits

Bagikan