Daya Beli Petani DIY Mulai Pulih

user
Ary B Prass 21 September 2022, 18:27 WIB
untitled

Krjogja.com - Daya beli atau Nilai Tukar Petani (NTP) DIY pada Agustus 2022 sebesar 98,12 mengalami kenaikan indeks 1,26 persen dibanding sebelumnya tercatat 96,90.NTP subsektor tanaman pangan sebesar 91,82. Kenaikan ini disebabkan turunnya indeks harga yang diterima petani 0,20 persen, dan indeks harga yang dibayar petani turun lebih banyak 1,44 persen. Subsektor hortikultura 131,48; subsektor tanaman perkebunan rakyat 104,58; subsektor peternakan 99,70; dan subsektor perikanan 93,44.


Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) DIY Sugeng Arianto mengatakan NTP Agustus 2022 mengalami kenaikan indeks sebesar 1,26 persen, dari 96,90 menjadi 98,12. Kenaikan NTP terjadi pada tiga subsektor berupa tanaman pangan 4,30 persen, peternakan 0,63 persen, dan perikanan 1,59 persen. Sedangkan dua subesktor mengalami penurunannya itu hortikultura 7,08 persen dan tanaman perkebunan rakyat 4,21 persen.  


"Kenaikan indeks NTP gabungan disebabkan naiknya tiga subsektor yaitu tanaman pangan 4,30 persen, peternakan 0,63 persen dan perikanan 1,59 persen. Sedangkan dua subsektor mengalami penurunan,yaitu hortikultura 7,08 persen, dan tanaman perkebunan rakyat 4,21 persen," paparnya dk Yogyakarta, Rabu (21/9/2022).


Sugeng menyampaikan Nilai Tukar Usaha Rumah Tangga Pertanian (NTUP) DIY Agustus 2022 tercatat 98,67, turun 0,31 persen dibanding bulan sebelumnya 98,9. NTUP dapat lebih mencerminkan kemampuan produksi petani. NTUP mengalami penurunan indeks 0,31 persen dibandingkan bulan sebelumnya, dari 98,98 menjadi 98,67. Dua subsektor mengalami penurunan yaitu hortikultura 8,29, dan tanaman perkebunan rakyat sebesar 5,59 persen.


"Tiga subsektor naik, yaitu: tanaman pangan 2,13 persen, peternakan 0,16, dan perikanan sebesar 0,92 persen. Indeks Harga Konsumen (IHK) pedesaan di DIY Agustus 2022 secara umum mencapai 115,34 mengalami deflasi sebesar 1,91 persen dibanding IHK pada bulan sebelumnya yang tercatat 117,58," tandasnya.


Perubahan Indeks Konsumsi Rumah Tangga (IKRT) mencerminkan angka inflasi/deflasi di wilayah pedesaan. IHK pedesaan di DIY pada Agustus 2022 mencapai 115,34 atau mengalami deflasi sebesar 1,91 persen dibanding IHK bulan sebelumnya yang tercatat 117,58.Penurunan IHK dipengaruhi turunnya dua kelompok, yaitu Makanan, minuman, dan tembakau  3,84 persen, dan Informasi, komunikasi, dan jasa keuangan 0,12 persen.


"Sedangkan delapan sektor naik antara lain Pakaian dan alas kaki  0,32 persen, Perumahan, air, listrik, dan bahan bakar lainnya 0,12 persen, Sedangkan Pendidikan tidak mengalami perubahan," tambah Sugeng.
Dari 34 provinsi pada Agustus 2022 terdapat 27 provinsi mengalami kenaikan, dan 7 provinsi mengalami penurunan. Kenaikan NTP tertinggi 7 terjadi di Riau sebesar 12,63 persen, sedangkan penurunan NTP terbesar terjadi di Kepulauan Riau 1,34 persen. (Ira)

Credits

Bagikan