Miliki Multiplier Effect Besar, Bank Jateng Fasilitasi Kredit Pemkab Purworejo

user
Ary B Prass 28 September 2022, 16:37 WIB
untitled

Krjogja.com - SLEMAN - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah atau Bank Jateng memberikan fasilitas kredit Pemerintah daerah (Pemda) sebesar Rp 31 miliar kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purworejo. Hal tersebut ditandai dengan Penandatanganan Perjanjian Kredit Pemda antara Bank Jateng dengan Pemkab.

Purworejo oleh Direktur Utama Bank Jateng Supriyatno dan Bupati Purworejo Agus Bastian di Royal Ambarrukmo Yogyakarta, Selasa malam (27/9/2022).

Dirut Bank Jateng Supriyatno mengatakan Bank Jateng senantiasa menjalin beragam kerjasama dengan Pemda agar memberikan multiplier effect yang lebih besar bagi perekonomian daerah. Untuk mendukung pertumbuhan ekonomi regional, Bank Jateng memiliki produk unggulan baik kredit maupun dana didukung dengan layanan terintegrasi antara Bank dengan sistem portal debitur.

"Dalam catatan kami, Pemkab. Purworejo telah menggunakan fasilitas kredit pemda dari Bank Jateng sebesar Rp 32 miliar dan telah lunas pada 2019 lalu. Kali ini, Pemkab Purworejo kembali mendapatkan fasilitas kredit Pemda Rp 31 miliar guna mendukung pembangunan hotel bintang 3,"ujarnya.

Supriyatno menegaskan Bank Jateng selalu berkomitmen memberikan pelayanan prima kepada seluruh masyarakat. Pihaknya pun berharap segala kebutuhan Pemda dalam pembangunan infrastruktur dapat terus menggunakan fasilitas kredit Pemda Bank Jateng. Sesuai visi dan misi Bank Jateng, maka pihaknya akan terus mensupport seluruh kegiatan Pemda bersinergi dalam pembangunan daerah di Jateng, termasuk pula implementasi digitalisasi Pemda.

"Kami berharap semoga dengan Penandatanganan Perjanjian Kredit ini akan memberikan manfaat bagi kedua belah pihak. Kerjasama dengan para shareholder yang sudah berjalan dengan baik selama ini dapat
lebih ditingkatkan lagi pada skala yang lebih luas," imbuhnya.

Bupati Purworejo Agus Bastian menyatakan kredit Pemda dari  Bank Jateng ini digunakan untuk mensupport pembangunan fasilitas akomodasi hotel bintang 3 di Purworejo karena anggaran yang dimiliki terbatas sebelumnya.  Keberadaan akomodasi hotel yang memadai dan representatif memang sangat dibutuhkan Purworejo saat ini, mengingat belum ada akomodasi seperti itu yang bisa menjadi daya ungkit perekonomian daerah.  

" Anggaran yang kita miliki memang sangat terbatas jadi kita membutuhkan kredit Pemda ini dari Bank Jateng. Jadi dengan adanya pembangunan hotel bintang 3 di Purworejo ini merupakan suatu langkah agar kegiatan pariwisata kita bisa didukung dengan akomodasi yang memadai,"  paparnya.

Agus merasa Purworejo kurang diuntungkan dengan banyaknya wisatawan yang menginap di luar Purworejo, padahal acara dan tujuannya di Purworejo selama ini. Untuk itu,  agar masyarakatnya tidak menjadi penonton maka perlu adanya fasilitas akomodasi yang representative. Dengan harapan keberadaan hotel tersebut yang ditargetkan selesai 2023 ini akan memberikan multiplier effect bagi semua pihak.

"Kami tidak hanya berpikir hotel milik pemda tersebut hanya untuk bisnis semata.  Justru hotel Ini diharapkan bisa menjadi daya ungkit perekonomian daerah karena bisa menciptakan multiplier effect bagi bagi masyarakat maupun pelaku UMKM.  Termasuk bisa menambah lama tinggal wisatawan di Purworejo yang masih rendah, " ungkapnya.  (Ira)

Kredit

Bagikan