Rendah Kadar Gula, Yakult Light Diluncurkan

user
Danar W 30 September 2022, 23:10 WIB
untitled

Krjogja.com - MOJOKERTO - PT Yakult Indonesia Persada meluncurkan produk baru Yakult Light yang merupakan varian dari Yakult original yang sudah hadir selama lebih dari 30 tahun di Indonesia.

"Yakult Light merupakan jawaban bagi masyarakat yang semakin peduli akan kesehatannya, terutama bagi keluarga yang sedang membatasi konsumsi gula," kata President Director Yakult Indonesia, Hiroshi Kawaguchi dalam press conference di kantor pabrik Yakult, di Mojokerto, Jumat (23/9/2022).

Pada acara media gathering tersebut, para awak media diajak tour ke semua bagian proses produksi Yakult mulai dari aspek kualitas bagan baku, standar kesehatan dan keselamatan kerja hingga proses akhir yang didukung teknologi modern.

Presdir Yakult Indonesia, Hiroshi menjelaskan, Yakult Light merupakan minuman susu fermentasi dengan kandungan bakteri baik L. casei Shirota strain dengan gula yang lebih sedikit tetapi diperkaya vitamin D dan E. Kandungan gula pada setiap botol Yakult Light (65 ml) lebih sedikit daripada Yakult varian Original, yaitu 3 gr atau sekitar 6% dari total anjuran konsumsi gula harian perorangan menurut Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes) yaitu 50 gr (setara 4 sendok makan).

Adapun komposisi penuh dari Yakult Light antara lain: air, pemanis alami, maltitol, susu skim bubuk, sukrosa dekstrosa, penstabil pektin, pemanis alami glikosida steviol, perisa sintetik, Vitamin E, Vitamin D, bakteri L. casei Shirota strain (LcS).

Yakult Light sudah mengantongi sertifikasi halal dan dibuat di pabrik berstandar keamanan tinggi. Di Indonesia, Yakult Light diproduksi di Pabrik Yakult Mojokerto, Ngoro Industri Persada Blok CC-1, Mojokerto, Jawa Timur yang telah menerapkan standar produksi sistem manajemen keamanan pangan (ISO 22000:2018) sehingga dapat mengidentifikasi dan mengontrol keamanan pangan dengan baik.

"Indonesia bukanlah negara pertama yang menyediakan varian Yakult Light. Bahkan, Yakult Light sudah hadir di banyak negara seperti Jepang, Tiongkok, Amerika Serikat, Belanda, Australia dan lainnya," katanya.

Di masing-masing negara, Yakult Light hadir sebagai varian Yakult dengan kandungan gula yang lebih rendah dan diperkaya berbagai vitamin.

Seperti halnya Yakult Original, Yakult Light mengandung bakteri baik L. casei Shirota strain yang telah mendapatkan sertifikat GRAS dari Food and Drug Administration, Amerika Serikat. Konsumsi bakteri ini dalam bentuk susu fermentasi telah diteliti manfaatnya dan memiliki sejarah aman dikonsumsi lebih dari 80 tahun oleh masyarakat di berbagai negara.

Untuk meningkatkan pelayanan kepada pelanggan, kini PT Yakult Indonesia Persada hadir memberikan alternatif produk tersebut bagi mereka yang butuh volume/jumlah khusus dalam mengkonsumsi gula. Tidak hanya mengandung gula yang lebih sedikit, Yakult Light juga diperkaya vitamin D dan E. Penambahan ini dilakukan karena memperhatikan kebutuhan pemenuhan vitamin di Indonesia yang mendesak yakni salah satunya Vitamin D.

Masa kedaluwarsa Yakult Original yang singkat yaitu hanya 40 hari dikarenakan bahan-bahan yang digunakan alami tanpa pengawet. Masa kedaluwarsa ini pun berlaku bagi Yakult Light karena tidak dicampur dengan pengawet apa pun.
Yakult Light direncanakan mulai dijual di minimarket, supermarket, dan hypermarket di Pulau Jawa serta Bali mulai Sabtu, 1 Oktober 2022.

Perjalanan sejak berdirinya Yakult hingga sekarang memberi kesempatan lowongan kerja bagi lebih dari 6.000-an karyawan tetap di semua lini usaha dan menjadi tempat kerja bagi 11.000-an ibu-ibu Yakult Lady.
Di masa pandemi, edukasi informasi seputar Yakult dan manfaatnya dilakukan secara online menggunakan fasilitas Zoom. Kegiatan yang biasanya membutuhkan pertemuan tatap muka seperti kunjungan pabrik dan pertemuan kerja juga dilakukan secara virtual.

Saat ini, PT Yakult Indonesia Persada telah melakukan kegiatan CSR untuk masyarakat sekitar Pabrik Yakult Sukabumi bekerja sama dengan Lembaga Alam Lestari Indonesia (LA-LI). Sementara kegiatan CSR lainnya juga dilakukan di sekitar Pabrik Yakult Mojokerto bekerja sama dengan Pawitra Airlangga Sakta (PAS) – Lestari. Selama tahun 2015-2020, sebanyak kurang lebih 44.800 tanaman, bibit pohon, dan pohon ditanam guna menjaga keasrian lingkungan serta mencegah bencana alam di sekitar pabrik Yakult.

Selain penanaman pohon, kontribusi guna menjaga alam dilakukan dalam bentuk lain yaitu pembuatan sumur biopori atau resapan di sekitar pabrik Yakult Sukabumi sebagai penangkap air hujan agar tidak mengalir ke sungai, namun kembali ke tanah.

Yakult Indonesia tengah mengupayakan implementasi aturan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia (KLHK) melalui Peraturan Menteri (Permen) LHK Nomor 75 Tahun 2019 tentang Peta Jalan Pengurangan Sampah oleh Produsen. Permen ini mengatur secara khusus bagaimana produsen ikut bertanggung jawab bersama pemerintah dalam mengelola sampah post-consu mer yang dihasilkan.

Guna menjalankan amanat tersebut, Yakult Indonesia mulai melakukan pengumpulan sampah Yakult seperti plastik pembungkus, tutup botol, dan botol dari pelanggan serta pemilik toko hingga konsumen akhir. (Rsv)

Kredit

Bagikan