JNE Berangkatkan Pemenang Hadiah Umroh Lomba Content Competition dan Karyawan

user
Agusigit 07 Oktober 2022, 23:11 WIB
untitled

Krjogja.com - Setelah tertahan dua tahun lamanya karena pandemi, akhirnya JNE  dapat kembali memberangkatkan Ksatria -
Srikandi JNE (Karyawan) kloter ke - 3  pada 22 – 30 September 2022, juga diikuti oleh pemenang
lomba JNE Content Competition, pemenang giveaway JNE dan Ria Ricis,  serta kurir sepeda West
Bike Messenger (WMS). 
 
Ibadah umrah maupun haji ke Tanah Suci Mekah dan Madinah, menjadi cita-cita bagi setiap muslim
di seluruh dunia. Dalam menjalankan ibadah tersebut dibutuhkan kekuatan fisik, kekuatan mental 
serta kemampuan dana yang mencukupi. Sehingga banyak jama’ah yang terharu ketika sampai di
Tanah Suci terutama di depan Ka’bah karena mimpinya untuk pergi berumroh selama ini telah
menjadi kenyataan. 

“Memberangkatkan setiap individu untuk umroh merupakan momen istimewa dan apresiasi dari JNE, maka kami pun ikut
merasakan kebahagiaan yang dialami Ksatria dan Srikandi JNE,” kata M. Feriadi Soeprapto, Presiden Direktur JNE.

“Kegiatan ini kami jalankan sesuai dengan amanah Ayah kami sekaligus pendiri JNE (Alm) H.
Soeprapto Soeparno yang menggagas umrah gratis bagi para karyawan JNE yang sudah mengabdi
kepada perusahaan selama lebih dari 12 tahun,” ungkap Feri.
 
Ksatria dan Srikandi JNE sebanyak 35 orang dari berbagai kantor cabang JNE seperti dari Jakarta,
Denpasar, Palembang, Yogyakarta, Solo, Medan, Cilegon. Selain itu 3 pemenang lomba JNE Content
Competition, 1 orang dari West Bike Messenger dan 1 pemenang lomba JNEXRiaricis menjadi
peserta umroh kloter ketiga yang diadakan JNE., Mereka tampak serius serta antusias dalam
mengikuti seluruh rangkaian kegiatan ibadah umrah yang dipandu oleh Ustadz Aqil Muzakki. 
 
“Suasana Kota Mekah begitu luar biasa indahnya, membuat perasaan saya menjadi tersentuh.
Seperti mimpi yang menjadi kenyataan, karena jika mengingat Mekah yang tertuju adalah Ka’bah. Di
depan Ka’bah saya menangis karena Allah telah mengabulkan do’a dan mimpi saya untuk bisa
sampai ke Mekah ini, dan tak luput berdoa demi kemajuan JNE dan menyebarkan kebaikan kepada
siaapapun” ujar Bagus Supriadi, jamaah umrah dengan profesi jurnalis pemenang lomba JNE Content
Competition asal Jember. 

Hal senada juga diungkapkan oleh Sukawati, yang berprofesi jurnalis pemenang lomba JNE Content
Competition asal Makassar. Ia mengaku spontan terharu saat pertama kali melihat Ka’bah di Masjidil
Haram, di mana kala itu langsung teringat bahwa kesabaran adalah salahsatu kunci hidup untuk
menjalani kehidupan, setelah menunggu dua tahun lamanya karena pandemi, jadi saya merasa
sangat bersyukur selain umroh kali ini akan ia gunakan semaksimal mungkin untuk memanjatkan
do’a secara langsung di Baitullah untuk kesembuhan orang tuanya yang sedang sakit,” ujar
Sukawati. 

Begitupun yang dialami oleh Kusnul Isti Qomah (jurnalis/wartawan) yang terpilih menjadi salah satu
pemenang JNE Content Competition 2019 silam selalu berdoa semoga umroh nanti diberikan
kelancaran dan kekhusukan dalam beribadah. Namun, ada hal yang membuat perasaannya campur
aduk, yaitu harus meninggalkan buah hati yang baru berumur 1 tahun untuk beribadah di tanah suci
Mekkah selama 8 hari lamanya. Sehingga baju yang selalu dipakai buah hatipun menjadi barang
bawaan khusus yang nantinya bisa menjadi obat melepas rindu untuknya, ungkap Kusnul. 
 
M. Guntur yang sehari-hari bekerja mengantarkan paket sebagai kurir sepeda dari West Bike
Messenger (WMS) mendapatkan kesempatan mengikuti umroh bersama JNE kali ini. Hal yang tidak
pernah terbayangkan sebelumnya olehnya, apalagi kabar mengenai keberangkatan umroh di
dapatkan Guntur ketika ia sedang membersihkan rumahnya yang saat itu sedang kebanjiran. Ia pun
mengungkapkan bahwa selain itu berkah dari beberapa amalan berupa sholawat dan dzikir
mengingat Allah SWT di setiap putaran rodanya yang selalu dia lakukan setiap hari saat bekerja
mengantarkan paket akhirnya membawanya ke tanah suci Mekkah. 
 
“Saya merasa sangat bersyukur menjadi karyawan JNE, dimana perusahaan dapat
memberangkatkan karyawannya untuk umrah yang menjadi impian saya. Umrah ini juga menjadi
kado istimewa dari Allah, karena?selain dapat berumroh bersama istri tercinta karena penantian
yang cukup menguras kesabaran setelah menunggu pandemi 2 tahun yang lalu. Tentu saja saya juga
berdoa demi kejayaan dan keberkahan JNE di depan Ka’bah untuk selalu berbagi,memberi dan
menyantuni kepada siapapun, karena melalui JNE saya bisa datang ke Tanah Suci,” tandas Mahesa
Senggani Ksatria JNE Pusat. 

“Momen yang juga sangat berkesan saat masuk ke Masjid Nabawi ke area Raudhah. Antusias jamaah
untuk masuk ke sana luar biasa, sampai antri dan berdesakan. Dibutuhkan kesabaran dan ketabahan 
untuk bisa masuk ke area yang ada makam Rasullullah Muhammad SAW dan sahabat Abu Bakar
serta Umar bin Khatab tersebut. Saya sangat gembira karena merasa diberikan kemudahaan untuk
dapat melaksanakan sholat di Raudhah,” jelas Ahmad Januri jamaah umrah yang bekerja sebagai
Kurir Pickup JNE Pusat.? 
 
Sementara itu, Agus Yunanto, Ksatria dari JNE Solo,? mengaku sangat bersyukur dan terima kasih
kepada JNE yang telah memberangkatkan karyawannya termasuk dirinya yang telah bekerja lebih
dari 12 tahun di JNE Solo. Ini rezeki dan jawaban dari Allah melalui JNE sehingga saya bisa berangkat
ke Tanah? Suci Mekah. JNE sebagai perusahaan yang amanah dan memperhatikan kesejahteraan
karyawannya. Baginya program umrah ini adalah reward terbaik selama Ia bergabung di JNE. Saya di
sana fokus ibadah dan berdoa untuk keluarga dan juga untuk kemajuan JNE agar tetap dapat
mengantarkan kebahagiaan,” tutup Agus yang juga menjabat selaku Kepala Cabang JNE Solo ini
dengan mata berkaca-kaca karena impiannya sujud di depan Ka’bah akan terlaksana.

Kredit

Bagikan