Indeks Keyakinan Konsumen Menguat di Desember 2022

user
Tomi Sujatmiko 09 Januari 2023, 17:43 WIB
untitled

Krjogja.com - JAKARTA - Survei Konsumen Bank Indonesia (BI) pada Desember 2022 mengindikasikan keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi meningkat dibandingkan dengan bulan sebelumnya. Hal ini tercermin dari Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Desember 2022 sebesar 119,9, lebih tinggi dibandingkan 119,1 pada November 2022. Artinya optimisme konsumen terhadap kondisi ekonomi saat ini meningkat dibanding bulan sebelumnya.

"Meningkatnya optimisme konsumen tersebut didorong peningkatan keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi saat ini yang tercermin dari Indeks Kondisi Ekonomi (IKE) sebesar 112,4 lebih tinggi dari 110,3 pada bulan sebelumnya. Sementara ekspektasi konsumen terhadap ekonomi ke depan masih berada dalam zona optimis (>100) sebesar 127,3, walaupun tidak setinggi bulan sebelumnya," tutur Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono dalam keterangan tertulisnya, Senin (9/1).

Erwin menyatakan keyakinan konsumen terpantau meningkat dibandingkan bulan sebelumnya pada hampir seluruh kategori pengeluaran responden. Kenaikan tertinggi tercatat pada responden dengan pengeluaran >Rp5 juta. Sementara itu berdasarkan usia, IKK Desember 2022 tertinggi terdapat pada kelompok responden berusia 31-40 tahun.

BACA JUGA :

Menparekraf Sandiaga Tinjau Persiapan Penyelenggaraan ATF 2023

6 Kali Didemo, Dukuh Gedong Akhirnya Mundur

"Kenaikan IKE didorong meningkatnya seluruh komponen indeks pembentuknya, tertinggi pada Indeks Penghasilan Saat Ini yang naik 3,9 poin menjadi 120,3. Selanjutnya, Indeks Ketersediaan Lapangan Kerja Saat ini dan Indeks Pembelian Barang Tahan Lama meningkat, masing-masing 110,9 dan 106,2, lebih tinggi dari bulan sebelumnya," tandasnya.

Lebih lanjut, Erwin mengatakan optimisme konsumen terhadap kondisi ekonomi saat ini terpantau meningkat dari bulan sebelumnya, tercermin dari IKE Desember 2022 sebesar 112,4 lebih tinggi dibandingkan 110,3 pada November 2022. Kenaikan IKE Desember 2022 didorong meningkatnya seluruh komponen indeks pembentuknya, tertinggi pada Indeks Penghasilan Saat Ini yang naik menjadi 120,3 pada Desember 2022.

"Indeks Ketersediaan Lapangan Kerja Saat ini dan Indeks Pembelian Barang Tahan Lama juga meningkat, masing-masing 110,9 dan 106,2, lebih tinggi dari 109,5 dan 104,9 pada bulan sebelumnya. Secara spasial, kenaikan IKE terjadi pada sebagian besar kota yang disurvei, tertinggi di kota Banjarmasin 19,9 poin, diikuti Medan 16,2 poin dan Mataram 14,5 poin," terangnya.

Pada Desember 2022, persepsi konsumen terhadap penghasilan saat ini dibandingkan 6 bulan yang lalu terpantau meningkat pada sebagian kategori pengeluaran yaitu responden dengan tingkat pengeluaran diatas Rp3,1 juta. Berdasarkan kelompok usia, Indeks Penghasilan Saat Ini juga terindikasi meningkat pada sebagian kategori usia responden, terutama pada kelompok responden berusia 31–40 tahun.

"Sejalan dengan kenaikan persepsi konsumen terhadap penghasilan, keyakinan konsumen dalam melakukan pembelian barang tahan lama juga terpantau meningkat dibandingkan bulan sebelumnya pada sebagian tingkat pengeluaran responden, kenaikan tertinggi pada responden dengan pengeluaran >Rp5 juta per bulan," imbuh Erwin.(Ira)

Kredit

Bagikan