Terpilih Secara Aklamasi, Wulfram Margono Pimpin Perbarindo DIY Periode 2023-2027

user
Danar W 19 Januari 2023, 21:50 WIB
untitled

Krjogja.com - YOGYA - Dewan Pengurus Daerah (DPD) Perhimpunan Bank Perkreditan Rakyat Indonesia (Perbarindo) DIY menggelar Musyawarah Daerah (Musda) VIII yang dirangkai dengan seminar di Ballroom Kasultanan, Royal Ambarrukmo Yogyakarta, Rabu (18/1/2023).

Salah satu agenda utama Musda adalah memilih Ketua Perbarindo DIY periode 2023-2027. Terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Perbarindo DIY periode 2023-2027 yaitu Wulfram Margono. Agenda lainnya laporan pertanggungjawaban pengurus periode sebelumnya, menyusun kepengurusan yang baru dan pembahasan program kerja.

Kepada KR, usai dilantik, Wulfram Margono menyampaikan cita-citanya yang ingin membuat Perbarindo DIY lebih dinamis dan berintegritas. Menurutnya, kolaborasi antar anggota Perbarindo (BPR, BPR Syariah/BPRS) harus dilakukan untuk meraih kemajuan bersama Perbarindo DIY dan anggotanya.

"Kami akan terus berikan edukasi kepada para anggota (BPR dan BPRS) sehingga mempunyai pandangan yang sama dalam mengembangkan Perbarindo DIY," kata Margono didampingi Ketua Panitia OC Musda, Y Tri Agung Pujiantoro.

Musda dibuka secara resmi oleh Kepala Biro Administrasi Perekonomian dan SDA Setda DIY Yuna Pancawati mewakili Gubernur DIY. Turut hadir antara lain Kepala OJK DIY Parjiman dan Ketua Umum DPP Perbarindo Tedy Alamsyah, Dirut Bank BPD DIY Santoso Rohmad dan Kepala Dinas Koperasi dan UKM DIY Sri Nurkyatsiwi. Adapun seminar mengangkat tema 'Penguatan Peran BPR-BPRS Menuju Pemulihan Dan Kebangkitan Ekonomi DIY'.

Menurut Margono, Perbarindo DIY memiliki 56 anggota terdiri 50 BPR dan 6 BPR Syariah. Kolaborasi antaranggota Perbarindo DIY antara lain dalam bentuk sindikasi. "Pasca pandemi, kondisi perekonomian di DIY terus bergeliat naik, termasuk kredit BPR dan BPRS yang terus tumbuh," katanya.

Ketua Umum DPP Perbarindo Tedy Alamsyah menuturkan, untuk dapat bersaing di era digital, BPR dan BPRS harus menerapkan tata kelola yang optimal. Selain itu kualitas SDM musti ditingkatkan didukung infrasturktur Teknologi Informasi (TI) terkini dan memadahi. "Inovasi produk dan layanan yang dikeluarkan oleh BPR dan BPRS juga musti mengacu pada kebutuhan konsumen," katanya.

Menurut Tedy, banyaknya masyarakat yang beralih ke arah digital merupakan peluang bagi BPR dan BPRS dalam melakukan inovasi melalui pengembangan ekosistem digital. Sekaligus meningkatkan kontribusi BPR salah satunya melalui pengembangan BPR E-cash. (Dev)

Kredit

Bagikan