Berumur Panjang dengan Rajin Minum Teh, Kok Bisa?

SETIAP orang pasti punya teh favoritnya. Dari mulai teh hitam, teh hijau, teh olong, teh herbal, dan lainnya. Kandungan antioksidan di dalam teh, membuat minuman ini punya manfaat yang baik untuk kesehatan.

Dilansir dari Pink Villa, sebuah studi baru-baru ini di European Journal of Preventive Cardiology menunjukkan bahwa minum teh secara rutin ada kaitannya dengan umur yang panjang.

Penelitian ini dilakukan dengan peserta dalam proyek Tiongkok-PAR. Para peserta tidak memiliki riwayat serangan jantung, stroke atau kanker. Mereka dibagi menjadi dua kelompok, yaitu sering minum teh dan jarang minum teh.

Hasilnya menunjukkan bahwa peserta berusia 50 tahun dari kelompok yang sering minum teh memiliki kemungkinan terserang jantung koroner dan stroke lebih lambat dari kelompok yang tidak terbiasa minum teh. Bahkan menunjukkan 20 persen penurunan risiko penyakit jantung dan stroke pada kelompok yang rutin minum teh. Bonusnya, 15 persen risiko kematian lebih rendah dari penyebab lain.

Salah satu peneliti studi ini dari Akademi Ilmu Kedokteran Tiongkok, Xinyang Wang, mengonfirmasi bahwa konsumsi teh secara teratur dapat menurunkan risiko penyakit kardiovaskular. Manfaat ini menjadi lebih efektif ketika Anda mengonsumsi teh hijau.

Menurutnya, kebiasaan minum teh memberikan senyawa bioaktif yang dikenal sebagai polifenol. Jadi, konsumsi teh secara teratur, sering membantu kita mendapatkan polifenol dalam tubuh kita secara teratur untuk kesehatan jantung.

Penelitian lain pada teh hijau menunjukkan bahwa orang yang memiliki teh hijau hidup lebih lama daripada orang yang mengonsumsi teh hitam atau teh lainnya. Ini terjadi karena teh hijau kaya akan polifenol. Sedangkan kandungan itu lebih sedikit pada teh hitam. Hal ini menyebabkan hilangnya efek anti-oksidasi pada teh hitam. (*)

BERITA TERKAIT