Tekan Dada Selama 20 Detik, Selamatkan Korban Tenggelam dari Maut

Editor: Ivan Aditya

TENGGELAM merupakan kondisi dimana seseorang tidak mampu menjaga mulut berada di atas permukaan air untuk bernapas. Pada saat tenggelam, air akan memasuk melalui saluran pernapasan sehingga menutup jalan pernapasan. Bila ini terjadi kesadaran korban akan berkurang sampai tidak sadarkan diri.

Ketika ada seseorang yang tenggelam pertama-tama yang harus dilakukan yakni sebisa mungkin membawanya ke darat. Jangan sekali-sekali mencoba menyelamatkan dengan cara menceburkan diri ke air bila kita tidak memiliki kemampuan yang baik dalam berenang dan ini hanya bisa dilakukan oleh orang-orang yang terlatih.

Setelah korban tenggelam berhasil dibawa ke darat, segera baringkan dia. Periksalah apakah korban masih bernapas dengan cara mendekatkan telinga ke sebelah mulut atau hidung korban.

Bila korban tidak bernapas, periksalah denyut nadinya selama 10 detik. Bila kita tidak bisa merasakan nadinya, segera lakukanlah CPR (cardiopulmonary resuscitation).

CPR atau resusitasi jantung paru bisa kita lakukan dengan menekan bagian tengah dada yang sejajar dengan puting dengan telapak tangan. Bila perlu, kita bisa melakukannya dengan menggunakan dua tangan yang saling tumpang tindih.

Tekanlah dada korban sedalam kurang lebih 5 sentimeter dengan hati-hati sebanyak 30 kali dengan rata-rata kecepatan 100 kali tekanan per menit. Dengan kata lain, tekan dada sebanyak 30 kali dalam waktu sekitar 20 detik.

Pastikan dada kembali ke posisi semula sebelum ditekan kembali. Kemudian, periksa apakah korban sudah bernapas.

Bila korban masih juga belum bernapas setelah dilakukan resusitasi jantung paru, coba buka jalan pernapasannya dengan mendongakkan kepala korban dan mengangkat dagunya. Namun lakukan hal tersebut dengan hati-hati, karena ada kemungkinan terjadinya cedera leher atau tulang belakang.

Setelah itu pencet hidung korban kemudian tiupkan udara ke arah mulut korban. Tiupkan dua kali dalam satu detik. (*)

BERITA TERKAIT