Scania Komitmen Untuk Sustainable Transport System

JAKARTA.KRJOGJA.com – Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) kembali menggelar pameran oromotif bertajuk “Gaikindo Indonesia International Commercial Expo (GIICOMVEC) 2020”. Pameran yang fokus pada penyediaan mobil komersial atau niaga ini diselenggarakan di Jakarta Convention Center, Jakarta pada 5 – 8 Maret 2020.

Pameran bus dan truk GIICOMVEC 2020 kurang lebih konsepnya sama dengan dua tahun lalu. Yakni lebih didorong untuk kepentingan bisnis, mempertemukan produsen dengan konsumen pebisnis.

Momen penting pameran tersebut dimanfaatkan oleh produsen kendaraan untuk memamerkan produk-produk unggulannya kepada konsumen. Tak ketinggalan, United Tractors dan Scania memperkenalkan Bus tipe K250IB-4×2 untuk Bus Rapit Transit (BRT) dan B410IB-4×2 untuk AKAP.

Dalam pameran tersebut, Scania Bus mengusung slogan “Moving People Changing Mind” sebagai upaya mengubah mindset masyarakat untuk menggunakan transportasi umum. “Oleh karena itu, United Tractors bekerjasama dengan Scania menampilkan Scania Bus tipe K250IB-4×2 yang tidak diragukan lagi kehandalannya untuk menunjang transportasi dalam kota,” ujar Marketing Director of PT United Tractors Tbk, Loudy I. Ellias di sela-sela acara pameran, Kamis (05/03/2020).

Bus BRT Scania tipe K250IB-4×2 akan digunakan untuk transportasi perkotaan ini dilengkapi mesin yang memiliki konsumsi bahan bakar lebih efisien, dapat menggunakan biosolar B30 sampai dengan B100, dan ramah lingkungan. “Scania City Bus adalah solusi yang tepat bagi kota Jakarta untuk menciptakan langit Jakarta yang biru dengan kualitas udara yang baik,” jelas Loudy.

Sementara untuk Bus AKAP dan Pariwisata, United Tractors menampilkan Scania K410IB-4×2. Kendaraan ini menawarkan kenyamanan ekstra bagi penumpang melalui mesin berkapasitas besar, transmisi opticruise dan suspensi udara yang terbaik dikelasnya, dilengkapi dengan Electronic Level Control (ELC) dan adanya fitur Kneeling.

United Tractors menargetkan mampu menjual 150 unit untuk dua tipe bus Scania tersebut. “Tahun ini kami targetkan penjualan 150 unit, tapi bergantung situasi dan kondisi. Situasi saat ini sedang agak menantang dengan adanya pertama hubungan dagang Amerika Serikat dan China lalu ada virus corona,” kata Loudy.

Loudy berharap Transjakarta dan operator Transjakarta tahun ini ada pemesanan, paling tidak 60-100 unit. “Tapi saya tidak tahu dengan dampak ekonomi yang ada apa bisa menurunkan aktivitas. Produk ini juga baru kita perkenalkan, harus diskusi dengan comersial prise, harusnya bisa kompetitif untuk Transjakarta,” ujarnya. (Imd).

BERITA TERKAIT