5 Alasan Harus Menonton You and I

Editor: Ivan Aditya

JIKA kamu adalah salah satu orang yang merasa pelajaran sejarah adalah hal yang membosankan, maka salah satu cara agar lebih dekat dengan masa lalu negeri ini adalah menyaksikan film-film dokumenter. Sejumlah film dokumenter dibuat agar orang-orang bisa lebih memahami apa yang telah terjadi.

Seperti kisah yang diangkat menjadi film dokumenter You and I. Film ini akan membuat penonton lebih melek tentang kondisi yang terjadi pada 1965 silam. Berikut daftar alasan mengapa kamu harus nonton film You and I.

Mereka ada di sekitar, para mantan tahanan politik

Dua tokoh utama di film ini, Kusdalini dan Kaminah adalah mantan tahanan politik 1965. Di mana masa itu lebih dari 500.000 rakyat dibunuh dan ditahan tanpa pernah diadili. Kaminah dan Kusdalini aktif dalam gerakan pemuda dan senang bernyanyi. Keduanya tergabung dalam paduan suara Pemuda Rakyat.

Keduanya ditangkap dan dipenjara, mereka pertama kali bertemu di usia 17 dan 21 tahun. Kusdalini dipenjara selama 2 tahun dan Kaminah dipenjara selama 7 tahun. Setelah itu keduanya hidup bersama.

Membuka mata kita tentang stigma di tengah masyarakat

Dari film You and I kita akan tahu bahwa ada orang-orang yang masih mendapatkan stigma negatif dari sekitar karena terkait dengan peristiwa 1965. Termasuk Kaminah, yang ditolak keluarganya karena pernah menjadi tahanan politik.

Kisah yang menyentuh

Stigma negatif tak membuat Kusdalini dan Kaminah menyerah dengan hidup. Walau dalam keterbatasan, keduanya tetap bertahan. Di usia senja, mereka bertahan hidup dengan menjual kerupuk. Siapkan tisu ya, jika kamu adalah orang yang mudah sekali tersentuh dengan kisah-kisah kehidupan yang ironis.

Mengajak kita bersyukur

Film dokumenter ini menunjukkan sisi humanis yang benar-benar apa adanya. Dua wanita lanjut usia saling menopang walau hidup dengan keterbatasan. Rumah yang bocor saat hujan, sakit-sakitan karena usia senja, dan kesulitan lain yang ada, namun mereka tetap melawan hidup.

Belajar dari sejarah

Jas Merah, jangan sekali-kali melupakan sejarah. Sebuah semboyan dari Bung Karno, ikut hadir di film ini. Yang akan kembali mengingatkan kita untuk terus mengingat tentang bangsa ini. Meski bukan film yang menceritakan tentang kondisi politik, tetapi dari You and I, kita akan belajar banyak tentang kondisi Indonesia di masa lalu. (*)

BERITA REKOMENDASI