Ariana Grande Trauma Jalani Tur

Editor: Ivan Aditya

AMERIKA, KRJOGJA.com – Penyanyi Ariana Grande tengah dilanda persaaan gundah gulana. Ia mengaku ingin sekali menjalankan tur, namun di lain sisi ia tak ingin meninggalkan rumahnya. Ariana sempat mengatakan ia tengah mengatasi post-traumatic stress disorder (PTSD) setelah tragedi bom saat konser di Manchester Arena pada Mei 2017 lalu.

Dalam tragedi tersebut, sebanyak 22 orang meninggal dan lebih dari 500 orang luka-luka. Kegelisahan pelantun lagu Almost Is Never Enough itu terlihat dari kicauannya di Twitter, Jumat (28/09/2018) lalu. Ia membalas kicauan seorang penggemar yang ingin Ariana sehat dan bahagia.

"Saya gelisah, tidak bisa duduk diam. Sekarang saya ingin tur. Kemarin saya hanya ingin duduk di rumah tapi hari ini saya ingin tampil dan melihat kalian," tulis Ariana.

Ariana menjelaskan bahwa saat ini perasaannya benar-benar sedang naik turun. Ia mengaku tengah mengatasi permasalahan itu dan akan terus memberi kabar lewat Twitter.

Usai ia menyampaikan kondisinya melalui kicauan tersebut, banyak penggemar yang memberikan simpati. Salah satunya, pengguna akun @enemybieber yang tak ingin Ariana menyesal mengadakan konser dalam kondisi yang tidak baik. (*)

BERITA REKOMENDASI