Divonis 1 Tahun 5 Bulan, Qomar Ungkap Alasan Dirinya Tak Ditahan

DEPOK,KRJOGJA.com – Pelawak senior Nurul Qomar, diketahui tengah tertimpa kasus dugaan pemalsuan dokumen Surat Keterangan Lulus (SKL) program S-2 dan S-3, sebagai syarat menjadi rektor Universitas Muhadi Setiabudi di Pengadilan Negeri (PN) Brebes, Jawa Tengah. Ia pun dikabarkan telah di vonis hukuman penjara selama 1 tahun 5 bulan pada 11 November lalu.

 

 

Usai divonis, Nurul Qomar diketahui masih terlihat wara wiri menghadiri berbagai acara. Salah satunya adalah pada acara pernikahan sahabatnya, Ginanjar dengan Putri Amalia pada Minggu 29 Desember 2019 kemarin di Depok.

Dalam kesempatan tersebut, Qomar mengungkapkan alasan mengapa dirinya tak ditahan. Padahal, dirinya diketahui telah divonis hukuman 1 tahun 5 bulan.

Vonisnya 1 tahun 5 bulan. Tapi memang karena persoalannya sejak awal saya tidak ditahan. Hari ini walaupun sudah vonis kan belum berketetapan hukum tetap, jadi masih belum ada ketetapan hukum, proses masih berjalan," beber Qomar.

Tak hanya itu, dirinya juga mengaku tak terima dengan vonis yang dijatuhkan oleh Pengadilan Negeri (PN) Brebes, Jawa Tengah. Ia bahkan telah mengajukan banding atas vonis tersebut.

"Sudah jatuh vonis, tapi saya tidak terima karena saya merasa tidak melakukan apa yang diputuskan. Akhirnya saya naik banding, kami berharap bebas," ungkap Qomar. (*)

BERITA REKOMENDASI