Film “Cinta Pertama, Kedua, & Ketiga” Sulitnya Syuting di Tengah Keterbatasan

Editor: Ary B Prass

YOGYA, KRJOGJA.com – Setelah sukses dengan film “Dua Garis Biru” pada tahun 2019 lalu, Starvision dan Wahana Kreator kembali berkolaborasi mempersembahkan film garapan penulis dan sutradara sekaligus produser Gina S. Noer, berjudul “Cinta Pertama, Kedua & Ketiga” yang bakal tayang pada 6 Januari 2022 secara serentak di seluruh bioskop di Indonesia.

Film ini merupakan film kedua Gina S. Noer sebagai sutradara dan penulis skenario setelah kesuksesan “Dua Garis Biru” yang meraih lebih dari 2,5 juta penonton serta memperoleh penghargaan di berbagai ajang penghargaan dan ditayangkan di bioskop internasional.

“Cinta Pertama, Kedua & Ketiga” merupakan film keluarga lintas generasi yang patut ditonton sebagai film pembuka di tahun 2022. “Film ini membicarakan tentang cinta, Obrolin soal kita mencintai antar keluarga. Kita tidak hidup dalam ruang hampa, selalu ada masalah sebagai mana layaknya keluarga, namun kahirnya kita menemukan masalah yang paling penting dalam keluarga,”kata Gina kepada KRJogja.com pada saat media visit (05/01/2022).

Proses produksi memakan waktu kurang lebih enam bulan. Lokasi syuting di Jakarta, Puncak Bogor yang dimulai Juli – Agusutus 2020. Ini merupakan film Indonesia pertama yang memulai syuting saat itu. “Kita syuting di tengah keterbatasan, di tengah pandemi. Namun kalau kita tidak berani memulai produksi lagi, imbasnya bisa kemana-mana, apalagi kita lahir di industri kreatif. Jangan sampai orang lebih banyak mengkonsumsi film luar negeri dibanding dalam negeri,” jelas Gina lebih lanjut.

“Film bukan hanya hiburan tapi strategi kebudayaan. Contohnya Korea yang sekarang sedang hits di tengah-tengah kita, mulai dari Opa hingga makanannya. Ini merupakan salah satu strategi kita dengan menamplkan kisah-kisah kita sendiri,” tambah Gina.

BERITA REKOMENDASI