Film NKCTHI Mampu Hidupkan Berbagai Macam Nuansa Perasaan Lewat Musik

Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini (NKCTHI) yang sudah mencuri perhatian di media sosial Instagram dan twitter akhirnya difilmkan. Yogyakarta adalah kota ke-empat yang dipilih untuk gala premier film tersebut. Salah satu hal yang menarik dari film NKCTHI adalah pemilihan music di dalamnya. Pendekatan musik yang digunakan merupakan perpaduan Antara skoring (efek suara) yang konvensional dengan suara-suara yang urban.

Di banyak scene, musik digunakan untuk memunculkan feel sesuai dengan adegan yang muncul di layar. Skoring  yang dipakai seperti string dan juga piano. Sementara itu untuk soundtrack, ada 2 karakteristik yang dipilih. Karakteristik yang pertama untuk menggambarkan nuansa cerita (Sequence), sementara yang kedua adalah untuk menggambarkan perasaan dan bagaimana karakter si tokoh itu sendiri.

“Ada soundtrack yang dipilih untuk menggambarkan konflik dalam karakter, ada soundtrack yang dipilih untuk menjahit sequency,” tutur Angga Sasongko, Sutradara Film NKCTHI kepada KRJOGJA.com (23/12/2019).

Pemilihan soundtrack ini misalnya dalam pemilihan lagu Rehat milik Kunto Aji yang memiliki tujuan membangun suasana sequency di bagian opening. Lalu lagu terbaru Isyana Saravati merupakan lagu yang dipilih untuk menggambarkan apa yang dirasakan oleh tokoh Aurora ‘Si Anak Tengah’. 

Sementara itu salah satu lagu Hindia yang didapuk sebagai soundtrack bagian Awan memiliki dua fungsi, salah satunya adalah untuk menggambarkan pemberontakan si anak bungsu tersebut. Soundtrack untuk bagian Angkasa dipilih lagu milik sisir tanah. 

Film NKCTHI Sempat Akan Gunakan Lagu John Mayer

“Sebenarnya ada banyak sekali musisi dan lagu yang terlibat. Ada Chiki Fauzi, Ardhito Pramono yang kita fungsikan di narasi sequency,” Angga Sasongko menjelaskan. 

Pemilihan musik dalam film NKCTHI ini tidak hanya berdasarkan pada potensi market yang dimiliki oleh si musisi. Terlepas dari Hindia atau Kunto Aji yang sedang digandrungi oleh banyak kalangan, Angga Sasongko mengatakan bahwa ia benar-benar melihat kualitas dan kesesuaian lagu untuk film yang digarapnya. 

“Bahkan sebenarnya untuk Sisir tanah, ada opsi lain yakni menggunakan lagu dari John Mayer. Proses negosiasi terhadap John Mayer sudah sempat kita lakukan dan sudah OK, namun kemudian Sisir Tanah masuk dan lagunya jadi lebih pas di film NKCTHI,” tegasnya.

Sisir tanah sendiri merupakan band local indie yang memiliki corak khas dalam setiap lagu-lagu milik mereka. Untuk merasakan nuansa yang dibangun oleh musik-musik tersebut, film NKCTHI akan tayang serentak dan dapat disaksikan di bioskop seluruh Indonesia pada 2 Januari 2020. (Ratna Novita Sari)

 

BERITA REKOMENDASI