Gatot Brajamusti Ajukan Eksepsi

Editor: Ivan Aditya

JAKARTA, KRJOGJA.com – Kasus tindakan asusila yang melibatkan nama mantan ketua PARFI, Gatot Brajamusti, digelar secara tertutup di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (12/10/2017) sekitar pukul 13.50 WIB. Sidang perdana yang berlangsung kurang lebih satu jam tersebut diketahui diisi dengan pembacaan dakwaan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) atas kasus tindakan asusila yang dilakukan Gatot di tahun 2007 dengan seorang wanita berinisial CT.

Dalam sidang tersebut, terdakwa diketahui dituntut dalam tiga pasal, yang berada dalam Undang-undang Perlindungan Anak. Merasa tidak terima dengan hal tersebut, Jaksa Penuntut Umum menyatakan bahwa pihak Gatot mengajukan keberatan yang akan disidangkan pada Selasa, 17 Oktober 2017.

"Tadi kami ini baru saja selesai agenda sidang pertama Aa Gatot untuk perkara yang lain, asusila dengan agendanya dakwaan. Tadi kami di dalam juga sudah mengajukan keberatan terhadap dakwaan yang ada," ujar Novianto Rahmantyo, selaku tim kuasa hukum Gatot Brajamukti, yang ditemui usai persidangan.

Keberatan dan bantahan atas dakwaan yang dibacakan tersebutpun turut dibenarkan oleh Jaksa Penuntut Umum, Hadiman SH, MH. Ia juga mengaku bahwa majelis hakim menyarankan pengajuan eksespi terhadap kasus tersebut.

"Dia mau eksepsi. Dakwaannya kita ini tiga pasal. Undang-Undang hukum anak, dia tadi membantah isi dakwaan kami. Isinya terdakwa Gatot tidak benar, majelis hakim menyarankan eksepsi," papar Hadiman. (*)

BERITA REKOMENDASI