Jackie Chan Akui Kesalahan Perselingkuhan Masa Lalu

TAIWAN, KRJOGJA.com – Aktor laga populer, Jackie Chan, baru-baru ini membuat pengakuan mengejutkan. Terkenal dengan imej komikal, ternyata kehidupan nyata sang aktor berbanding terbalik dengan film-filmnya.

Dalam buku autobiografi terbarunya, Never Grow Up, Chan bahkan melabeli dirinya sebagai si ‘brengsek’. Alasannya, karena Chan yang kala itu memiliki seorang anak dari pernikahannya dengan Joan Lin, bermain api. Pada 1999, dia kecantol ratu kecantikan Elaine Ng Yi Lei yang memberinya seorang putri, Etta Ng.

“Aku membuat kesalahan besar. Ketika berita perselingkuhan itu keluar, media seperti bom bagiku,” kata Jackie Chan dalam buku itu seperti dikutip dari Variety, pada Rabu (5/12/2018). Dia menambahkan, “Aku ingin menelefon Joan, tapi tak tahu apa yang harus kukatakan. Aku tak bisa menjelaskan apa yang terjadi kala itu.”

Meski Chan tidak membahas Etta dalam bukunya, namun dia sedikit menyinggung tentang putra sulungnya, Jaycee Chan. Kepada Jayce, Chan mengaku, begitu ringan tangan.

“Ketika dia masih kecil, aku pernah memukulnya sekali. Aku mengangkatnya dan melempar dia ke sofa. Aku sangat ringan tangan,” ungkapnya. “Saat itu, aku benar-benar membuatnya takut. Aku sendiri sangat menyesali (kejadian itu),” imbuhnya.

Dapat dimaklumi ketika Chan terkesan enggan membahas Etta dalam bukunya. Pasalnya, hubungan ayah dan anak ini memburuk ketika Etta terlibat hubungan sesama jenis dan akhirnya menikahi Andi Autumn tanpa restu Chan, pada 8 November 2018.

Dinginnya hubungan Chan dan putrinya itu bahkan ditegaskan Etta lewat sebuah unggahan videonya di YouTube. Dia mengatakan, harus tidur di bawah jembatan karena keluarga tegas menentang hubungannya dengan Autumn.

Kepada Express, pada 2015, Etta mengatakan bahwa Chan tak memiliki andil dalam hidupnya. “Aku tak akan menganggap dia sebagai ayah. Aku hanya akan bilang, ‘Oh, Jackie Chan si aktor itu’.”

Tak hanya tentang perselingkuhan dan hubungan dengan kedua anaknya, Chan juga membuka sisi kelam lain dirinya dalam buku itu. Never Grow Up pertama kali dirilis pada 2015 dalam bahasa China dan tahun tersedia dalam bahasa Inggris. (*)

BERITA REKOMENDASI