Jangan Ngaku Kpopers Kalau Tidak Tahu Fakta Menarik soal Suju

PARA KPopers maupun bukan, pasti pernah mendengar nama Super Junior. Apalagi grup KPop legendaris ini akan datang ke Yogyakarta dalam suatu kegiatan. Kehebohan bakal terjadi saat ditemui para penggemarnya.

Meskipun saat ini terjadi bongkar pasang personil grup, namun boy band yang menjadi pengisi acara penutupan 'Asian Games 2018' ini namun Super Junior tetaplah salah satu grup KPop yang berpengaruh dalam populernya musik KPop di dunia, tak terkecuali di Indonesia.

Dibalik itu, berikut 5 fakta menarik sekaligus membanggakan dari Super Junior yang harus diketahui yang dikutip dari berbagai sumber

1. Grup KPop pertama yang mempunyai anggota dari China dan membuat sub-unit untuk pasar China

Saat ini bukan menjadi hal yang aneh lagi jika ada anggota boyband maupun girlband KPop yang berasal dari China. Namun jika kita melihat lagi pada tahun 2005, dimana Han Geng yang berasal dari China menjadi anggota Super Junior tidaklah mudah. Termasuk saat Han Geng sempat tidak dibolehkan tampil di saluran televisi tertentu Korea Selatan karena legalitas yang tidak memungkinkan untuk pemegang visa China untuk tampil di acara televisi.

Han Geng sendiri bisa dibilang menjadi seorang pelopor yang membantu KPop bergeser ke pasar China. Pada tahun 2008, ia menjadi leader Super Junior-M, sub-unit dari Super Junior yang menampilkan anggota dari Korea Selatan dan China. Super Junior-M pun mampu meraih kesuksesan dan popularitas di China

2. Boyband KPop pertama yang lagunya viral keluar Asia

Pada mulanya musik KPop hanya disukai oleh orang-orang Asia. Namun dengan pengaruh drama Korea, boyband dan juga girlband KPop, mampu membuat hallyu wave ke bebagai negara di luar Asia.

Jika lagu girlband KPop pertama yang mendunia itu milik Wonder Girls berjudul "Nobody", maka untuk boyband-nya yaitu milik Super Junior yang berjudul "Sorry Sorry". Lagu itu pun berhasil mencuri perhatian banyak orang dan bertengger di berbagai chart dalam waktu yang lama.

3. Artis Korea pertama yang mencapai 100 konser tur dunia
Pada tahun 2014 lalu, Super Junior menggelar konser tur dunia yang bertajuk "Super Junior World Tour Super Show 6". Konsernya itu menjadi spesial dan membuat sejarah baru dalam industri KPop. Pasalnya konser itu merupakan konser tur dunia ke-100 Super Junior yang mana menjadikannya sebagai artis Korea pertama yang mencapai 100 konser tur dunia.

Sebelum menggelar konser ke-100-nya itu, Super Junior mengadakan konferensi pers dan mengatakan bahwa mereka sangat terhormat dan emosional. Super Junior juga menambahkan kalau mereka akan selalu menganggap diri mereka sebagai perwakilan tim nasional Korea Selatan dimanapun mereka pergi.

4. Artis Korea pertama yang mendapatkan penghargaan dari Teen Choice Awards

Pada tahun 2015, Super Junior mendapat penghargaan dari Teen Choice Awards. Bukan hanya mendapat satu penghargaan, tapi dua, yaitu sebagai Choice Music: International Artist, yang mana berhasil mengalahkan 2NE1, 5 seconds Of Summer, Girls’ Generation, Little Mix dan juga One Direction.

Selain itu, Super Junior juga memenangkan penghargaan sebagai Choice Fandom, mengalahkan 5 Seconds Of Summer, Fifth Harmony, Lady Gaga, Demi Lovato dan One Direction. Hal itu pun menjadikan Super Junior sebagai artis Korea pertama yang mendapat penghargaan dari Teen Choice Awards.

5. Pertama dan satu-satunya idol KPop yang pernah menjadi dosen tamu di Oxford University

Pada 10 November 2013, empat anggota Super Junior, Eunhyuk, Kyuhyun, Siwon dan Kangin hadir menjadi dosen tamu di universitas bergengsi, Oxford University. Mereka menjadi idol KPop pertama sealigus satu-satunya yang menjadi dosen tamu di Oxford University.

Keempat anggota Super Junior itu memberikan kuliah kepada 400 siswa tentang kesuksesan nasional dan internasional grup KPop. Kuliah tersebut terdiri dari topik-topik seperti video tur dunia Super Junior yang bertajuk "Super Show", penjelasan kreasi album, dan pemikiran anggota tentang KPop dan Hallyu. Anggota Super Junior sendiri hadir menjadi dosen tamu atas undangan Asosiasi Asia Pasifik Oxford dan Dewan Mahasiswa Korea. (*)

 

 

 

 

BERITA REKOMENDASI