JD Eleven Tetap Semangat Jalani Ramadan

Editor: Ivan Aditya

JAKARTA, KRJOGJA.com – Lima penyanyi jebolan Liga Dangdut Indonesia (LIDA) yakni Faul, Ridwan, Gunawan, Hari dan Randa kini menjelma menjadi idola baru. Nama mereka semakin moncer setelah membentuk group vocal bernama JD Eleven. Tak hanya pamer vocal saja, boyband dangdut ini juga unjuk ketampanan dengan wajah-wajah gantengnya yang membuat para penggemar makin kepincut.

Nama JD Eleven merupakan singkatan nama dari Jalan Damai no 11 yang terletak di Daan Mogot Jakarta Barat. Tempat tersebut merupakan studio Indosiar dimana salah satu banguannnya dijadikan asrama para peserta LIDA tempat mereka semua berkumpul untuk dikarantina selama kompetisi berlangsung.

“Ada cerita bagi kami karena kami adalah antologi dari satu ajang yang sama yaitu LIDA. Kita pernah bersama menempati asrama itu jadilah kami namai group ini JD Eleven,” ungkap Gunawan.

Bagi Gunawan, JD Eleven menghadirkan keseruan tersendiri dimana ia dapat berkumpul dan dipertemukan kembali bersama teman-teman alumni LIDA. Dari JD Eleven pula karir bermusiknya semakin terasah dan menjadikan tantangan tersendiri untuknya.

“Pertamanya itu on air jadi bertambah berkat JD Eleven, kerjaan tambah banyak. Bertemu orang-orang yang kadang menyenangkan, tapi sekaligus menjengkelkan,” katanya setengah bercanda.

Hal yang sama dikatakan Ridwan. JD Eleven baginya memberikan banyak pengalaman baru yang selama ini tidak ia peroleh. Ridwan juga mengaku banyak belajar dari teman-temannya bagaimana bernyanyi bersama dalam satu group vocal.

“Kita berawal penyanyi solo dari LIDA semua. Ada ego tersendiri, tapi pintar-pintarnya kita mengelolanya karena sekarang di group jadi harus saling terbuka,” ungkap Ridwan.

Pada bulan Ramadan ini JD Eleven juga kebagian mengisi beberapa program acara di Indosiar seperti ‘Aksi Asia’ maupun LIDA itu sendiri. Membagi waktu tentunya menjadi prioritas utama, disamping menjalankan ibadah selama Ramadan.

“Untuk LIDA jamnya diundur menjadi jam 20.00 WIB, berarti ada selang 1 jam untuk bribadah. Kalau rutinitas saat Ramadan tidak mengubah jadwal kerja, yang penting jaga kondisi,” kata Faul.

Tak ada persiapan khusus bagi para personel JD Eleven ini dalam menghadapi padatnya jadwal yang harus dilalui. Bagi mereka yang kesemuanya menjalankan ibadah puasa, hal terpenting saat makan sahur dan berbuka yakni haruslah mengkonsumsi makanan sehat dan mengandung sayur serta buah.

Dengan makanan sehat maka kondisi tubuh tetap bugar sehingga tak jatuh sakit. Selain itu mengkonsumsi sayur maupun buah-buahan serta menjauhkan dari gorengan akan membuat kualitas vocal tetap terjaga dengan baik.

Namun di tengah kemeriahan Ramadan ini ternyata menyisakan kesedihan tersendiri bagi Randa dan Hari, apalagi kalau bukan soal larangan mudik yang bakal beberlakukan saat Lebaran. Jika hal ini benar adanya, maka Lebaran besok menjadi tahun kedua bagi Randa tak pulang kampung.

“Randa menjalankan puasa tanpa keluarga mungkin sudah tahun ketiga, sehingga terbiasa. Tapi mungkin agak sedih kayaknya tidak bisa mudik tahun ini, berarti ini tahun kedua tidak bisa mudik,” ungkap Randa.

Namun Hari punya cara tersendiri untuk mengusir rindu kepada keluarga di Jambi. Waktu luang yang ada ia manfaatkan dengan baik untuk menghubungi keluarga melalui sambungan telephone ataupum video call.

Walau tak bisa mudik Lebaran nanti, namun Hari berjanji tetap akan pulang kampung saat kondisi telah memungkinkan nantinya. “Kalau bisa Hari melepas rindunya nanti setelah Lebaran saja,” jelasnya. (Van)

BERITA REKOMENDASI