Klenik Genk, Dari ‘Minus One’ ke Band Dangdut

Editor: KRjogja/Gus

BERAWAL dari single pertamanya 'Dukun Kagol' hingga lagu terbaru berjudul 'Dudu Nggo Aku', kesemuanya menjadi lagu andalan Klenik Genk yang sering dibawakan dari panggung ke panggung. Band cukup nyentrik ini bermula dari keisengan seorang bernama Adiguna Pratama yang sekarang menjadi manager band. Ia
bersama Najad Bravesboy yang berkolaborasi menciptakan lagu 'Dukun Kagol'.

"Pilihan Klenik Genk sudah menjadi komitmen bermusik kami," ucap sang vokalis, Adeodarus Kumaladewa, belum lama ini. Perjalanan band ini lantas menuju ke arah pemilihan ujung tombak, yakni vokalis. Ada sosok Adeodarus Kumaladewa, Riko Resar dan Cornelius Bob Guntur. Mereka inilah yang ada dipucuk
Klenik Genk.

"Nama Klenik Genk dipilih secara frontal Adiguna Pratama. Memang gimmick yang kami tunjukan sedikit 'mistis' dan itu hanya konsep saja. Bukan karena kami sering menggunakan klenik,"
sambungnya. Klenik Genk saat ini tergabung dengan salah satu studio rekaman 'Royal Rumble Studio' yang didalamnya berisi band-band dangdut Yogyakarta seperti OM Wawes, Guyon Waton dan lainnya. Klenik Genk dinilai cukup pesat berkembang di dunia permusikan dangdut Yogya dari awal single 'Dukun Kagol' hingga lagu pamungkas 'Manut Dalane' yang sukses mendapatkan tujuh juta viewers lebih di Youtube Channel mereka.

Dari situlah mereka semakin serius membangun Klenik Genk. Lirik yang dimasukkan di dalam lagu-lagunya tentang patah hati yang konsisten menggunakan bahasa Jawa dan di konsep dengan aransemen
dangdut modern. Lirik-lirik seperti itu dinilai cocok untuk anak muda zaman sekarang.

"Dulu Klenik Genk cuma sebatas penikmat musik dangdut, tapi sekarang kami terjun di dunia permusikan dangdut. Dari pertama kami hanya main dengan minus one dan sekarang sudah ada band yang mengiringi. Dulu kami manggung di cafe masih pakai minus one, sekarang sudah manggung di sekolah-sekolah dengan konsep band, seperti grup dangdut lainnya," jelasnya. (Feb)

BERITA REKOMENDASI