Kunto Aji Pertahankan Budaya Sungkeman

JAKARTA, KRJOGJA.com – Budaya saling maaf dan memafkan di hari lebaran kental dengan sungkem bagi suku Jawa. Hal itu juga dilakukan oleh solois Kunto Aji bersama keluarga. Pria asal Yogyakarta itu mengaku masih melaksanakan tradisi tersebut setiap tahunnya.

"Sungkem masih ada. Pasti ada setiap tahun," kata Aji di kawasan SCBD, Jakarta Pusat.

Seperti adat yang biasanya dilakukan, tradisi sungkem dilakukan kepada orang yang lebih dituakan dalam sebuah keluarga. Begitu juga yang dilakukan oleh pelantun Terlalu Lama Sendiri tersebut bersama sanak saudara.

“Saya dan adik-adik saya (sungkem) ke bapak ibu saya biasanya. Ke eyang atau ke pakde atau bude tapi sekarang sudah enggak ada jadi orang tua saja,” tambahnya.

Terkait momen hari lebaran, Aji mengaku tidak mudik ke kampung halaman di YogYakarta. Lantaran kedua orang tuanya telah tinggal di Jakarta pada saat ini dan memilih berlebaran di sini.

“Enggak pulang kampung. Karena eyang-eyang saya sudah enggak ada, pakde saya yang paling tua juga enggak ada. Orang tua saya juga sudah di sini. Kemungkinan besar kita akan lebaran di (Jakarta) sini sih,” tutupnya. (*)

BERITA REKOMENDASI